PU : Pengembang Perumahan BMP Diberikan Waktu Selesaikan Fasum Secepat-Cepatnya

Walikota Tanjungpinang Rahma bersama Kepala Dinas PUPR saat meninjau akses jalan Bukit Merpati Putih, Minggu (29/11/2020)
Walikota Tanjungpinang Rahma bersama Kepala Dinas PUPR saat meninjau akses jalan Bukit Merpati Putih, Minggu (29/11/2020). (Foto: doc_pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Dinas Pekerjaan Umum Pemko Tanjungpinang memberikan waktu untuk pengembang perumahan Bukit Merpati Putih (BMP) PT. Rhema Bintan Makmur menyelesaikan ketersediaan Prasarana Sarana Utilitas umum (PSU) di perumahan yang mereka bangun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanjungpinang Zulhidayat, di Tanjungpinang, Rabu (6/1/2021), mengatakan telah memanggil Direktur PT Rhema Bintan Makmur, Johan, selaku pengembang perumahan Bukit Merpati Putih (BMP) dan PT, Taka Kreasi Propertindo, Alex, selaku pengembang perumahan Yuki Vista 2.

Baca Juga : Dipanggil Walikota Tanjungpinang Pengembang Perumahan Mangkir

Dua pengembang perumahan itu merupakan developer perumahan masyarakat di Jalan Ganet, Perum Bukit Merpati Putih RT.005/RW.002, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang – Provinsi Kepulauan Riau.

Dua pengembang tersebut terlibat persoalan PSU berupa fasilitas jalan yang tak kunjung terselesaikan. Permasalahan jalan tersebut menjadi sorotan Walikota Tanjungpinang Rahma dan atensi Dinas PU setempat lantaran laporan warga dan pengendara kerap terjatuh, berdebu, curam dan berlubang, saat melintas di jalan itu.

Zulhidayat mengatakan pengembang perumahan tersebut ditekankan untuk menyelesaikan kelayakan jalan utama Perumahan Bukit Merpati Putih dan Yuki Vista 2 tersebut sesegera mungkin.

“Benar, kami (Dinas PU) sudah memanggil Direksi perusahaan, yang bersangkutan sudah memenuhi undangan kami, yang bersangkutan menyampaikan keluhan, kita coba untuk memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk melakukan tanggung jawab sesuai dengan izin yang diberikan sesegera mungkin,” kata Zulhidayat, dihubungi.

Baca Juga : Walikota Tanjungpinang Marah Developer Abai Kewajiban

Zulhidayat mengatakan ke dua pengembang perumahan Bukit Merpati Putih tersebut sepakat dan berjanji untuk sesegera mungkin mengaspal jalan utama dan blok setiap perumahan itu beserta saluran drainase.

Dinas PU Tanjungpinang menekankan, kewajiban pengembang perumahan Bukit Merpati Putih tersebut diminta untuk menyelesaikan persoalan jalan perumahan dan akses utama perumahan dengan tempo secepat-cepatnya dengan tenggang waktu 6 bulan.

“Perbaikan jalan hingga layak secepat mungkin, maksimum 6 bulan, kalau lewat dari 6 bulan akan kita gunakan prosedur lain. Jika tidak dikerjakan, yang bersangkutan kita ‘blacklist’ yang jelas dia atau perusahaan, tentu kita mau cek jaminannya, jaminannya tentu kita akan cairkan,” tegas Zul.

Baca Juga : Warga BMP : Ibu Walikota Rahma Tolong’lah Jalan Perumahan Kami Rusak Parah

Ia mengharapkan agar warga setempat dapat bersabar dengan menggunakan akses jalan yang telah diperbaiki Dinas PU bersama warga belum lama ini.

“Saya mohon waga dapat bersabar, mudah-mudahan upaya prefentif yang kita gotong royong bersama itu upaya meminimalisir masyarakat jatuh di jalan tersebut, sambil kita tunggu dikerjakan perusahan tersebut secepat-cepatnya. Dengan maksimum 6 bulan,” ujarnya.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Tinjau Jalan Bukit Merpati Putih

Dinas PU Tanjungpinang juga mengimbau agar pengembang perumahan di kota itu dapat melaksanakan kewajiban yakni ketersediaan Prasarana Sarana dan Utilitas Umum perumahan sebagaimana peraturan dan perizinan yang telah ditetapkan.

“Kami mengharapkan seluruh perusahan develepor melaksanakan kewajiban, terutama ketersediaan Fasum sebagaimana yang tercantum dengan IMB yang diberikan, tentu saja apabila tidak dilakukan prosedur menyalahi aturan yang ada,” pungkasnya.

(ANG)

Editor : Aji Anugraha

 

Baca Juga : Lagi, Pengendara Jatuh Tak Sadarkan Diri di Jalan Turunan Bukit Merpati Putih

Baca Juga : Miris, Jalan Perumahan Bukit Merpati Putih Mengancam Jiwa

Baca Juga : Polsek Timur Mediasi Persoalan Jalan Rusak antara Developer dan Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *