PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperkuat strategi pengendalian inflasi dengan belajar langsung dari Provinsi Jawa Barat yang dinilai sukses menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.
Upaya itu ditandai melalui kegiatan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kepri di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kamis (21/5). Kegiatan tersebut diikuti jajaran TPID Kepri, pemerintah kabupaten/kota, BUMD, hingga pelaku usaha.
Jawa Barat dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena berhasil menekan laju inflasi dan meraih TPID Award 2025 wilayah Jawa-Bali.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni, menegaskan pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial.
Menurutnya, dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas harga serta pasokan pangan tetap terjaga.
“Pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga,” ujar Misni.
Dalam kegiatan itu, peserta mendapat pemaparan strategi pengendalian inflasi melalui kerangka 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Peserta juga melakukan diskusi serta kunjungan lapangan untuk melihat praktik pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan yang diterapkan di Jawa Barat.
Misni menilai Kepri sebagai wilayah kepulauan membutuhkan strategi khusus, terutama dalam menjaga distribusi pangan antarpulau yang selama ini menjadi tantangan utama pengendalian harga.
Karena itu, kata dia, Kepri perlu mengadopsi berbagai inovasi dan praktik baik dari daerah lain agar langkah pengendalian inflasi lebih adaptif dan tepat sasaran.
“Kami berharap melalui capacity building ini, TPID Kepri dapat memperoleh banyak praktik baik dan inovasi yang bisa diterapkan di daerah, terutama dalam menjaga distribusi pangan dan memperkuat kerja sama antardaerah,” katanya.
Pemprov Kepri, lanjut Misni, berkomitmen memperkuat langkah pengendalian inflasi secara berkelanjutan guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antardaerah (KAD) untuk memperkuat stabilitas pasokan komoditas pangan strategis antarwilayah.
Pewarta : Kafa







