Wanita Penghibur di Anambas Diusir, Gudang Miras Digeleda Masyarakat

SS-video amatir saat warga Kec. Jemaja, Anambas menggiring wanita penghibur warung remang-remang ke Disdukcapil Anambas, di Jemaja. (f-pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Anambas – Situasi daerah Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas soal wanita penghibur di warung remang-remang dan marak beredar Minuman Keras (Miras) semakin riuh.

Masyarakat Jemaja, di Anambas, Kamis (17/1/2019) mengusir paksa belasan wanita penghibur warung remang-remang di daerah itu.

Baca Juga : Ibu-Ibu Rumah Tangga Usir Wanita Penghibur di Anambas pakai sapu

Berdasarkan video amatir yang dikirimkan penduduk setempat, para wanita penghibur digelandang petugas kepolisian bersama penduduk setempat ke Dinas Kependudukan yang ada di Jemaja.

“Mohon izin saye Shere sebagai tande Senangnye hari ibu ibu Kampung Merazia    PSK yang sembunyi di Tempat Remang remang….mudah mudahan Letung kampung Halaman kami, Allah jauhkan Dari Musibah,” tulis Tokoh masyarakat Jemaja, Anambas, H Saparilis melalui pesan WhatsApp nya kepada pijarkepri.com

Selian mengusir para wanita penghibur warung remang-remang, perangkat desa dan Kecamatan Jemaja bersama Tim Terpadu menggeleda sebuah rumah di Letong, Jemaja yang berisikan minuman keras beralkohol.

Masyarakat bersama tim terpadu mengamankan Miras di sebuah gudang di Kec. Jemaja, Anambas. (f-pijarkepri.com)

Dalam video amatir yang dikirimkan penduduk, terlihat puluhan kardus minuman mineral berisikan minuman beralkohol disimpan dalam rumah tersbut.

“Mikol ketangkap khusus untuk suplay ke caffe remang-remang.. kotak nya air mineral isi Mikol,” ungkap seroang warga dalam video amatir yang dikirimkan ke pijarkepri.com

Informasi yang dihimpun media ini, aparat kepolisian setempat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas akan memulangkan para wanita tersebut ke daerah asalnya.

“Berdasarkan hasil pembicaraan Wakapolda Kepri dan Kapolres Anambas serta unsur Muspida Anambas, para wanita penghibur caffe remang-remang tersebut segera akan dikembalikan ke daerah asalnya, Jum’at ini, Mohon masyarakat Jemaja untuk memantau nye,” sebut Basyaruddin Idris.

ANG
Editor : Aji Anugraha

Baca Juga : Masyarakat Anambas Bergejolak Soal Prostitusi dan Miras

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top