Ibu-Ibu Rumah Tangga Usir Wanita Penghibur di Anambas pakai sapu

No video URL found.

Potongan gambar dalam video saat ibu-ibu rumah tangga di Jemaja, Anambas mengamuk di warung-warung tempat menyediakan wanita penghibur di Anambas. Ibu-ibu tersebut membawa penyapu rumah untuk mengusir para wanita penghibur. (f-pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Anambas – Ibu-ibu rumah tangga di Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas mengusir para wanita penghibur di sejumlah warung di tiga desa di daerah itu.

Dalam video yang beredar di Media Sosial dan video yang diterima pijarkepri.com dari penduduk Kecamatan Jemaja, terlihat puluhan ibu-ib membawa penyapu rumah mendatangi warung-warung tersebut.

Ketua Ikatan Keluarga Kepulauan Jemaja di Tanjungpinang, H Saparilis, mengatakan kemarahan ibu-ibu tersebut dikarenakan para suami mereka kerap kali menyatroni warung-warung yang menyediakan wanita penghibur dan menjual minuman keras.

“Ibu-ibu itu mengamuk pasalnya suami mereka sering ke warung-warung tersebut. Pergi dari rumah mau cari ikan, tapi bukan bawa ikan malah bawa utang dari warung-warung tersebut,” ujarnya, di Tanjungpinang, Rabu (16/1/2019).

Dalam video tersebut juga terlihat, ibu-ibu yang sebagian bekerja di pemerintahan setempat meluapkan kemarahan mereka di warung-warung penyedia wanita penghibur tersebut. Terlihat juga perang desa dan kecamatan ikun mengamankan kericuhan tersebut.

Baca Juga : Masyarakat Anambas Bergejolak Soal Prostitusi dan Miras

Saparilis mengharapkan agar pemerintah setempat dapat mengambil kebijakan dengan menutup seluruh warung yang tak memiliki izin operasional dari pemerintah tersebut. Selain itu pemerintah juga menegakkan Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ditetapkan.

“Kami minta pemerintah daerah segera menutup warung-warung yang tak memiliki izin, jangan ada kucing-kucingan antara petugas dan pengusaha,” ungkapnya.

Diketahui, berdasarkan informasi penduduk setempat terdapat 7 (tujuh) warung remang-remang tempat jasa prostitusi dan miras beredar di Jemaja. Warung-warung tersebuat berada di Desa Landak, Desa Batu Berapit dan Kelurahan Letung, Kecamatan Jemaja.

Ketiga lokasi ini menjadi tempat persinggahan para suami dari ibu-ibu rumah tangga tersebut, hingga berdampak langsung bagi perekonomian keluarga mereka. Tokoh masyarakat Jemaja berharap pemerintah setempat dapat mengambil kebijakan.

ANG
Editor : Aji Anugraha

Video Ibu-Ibu Rumah Tangga Usir Wanita Penghibur di Anambas pakai sapu :

https://youtu.be/BB6TWDBKxi8

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top