Batam Masuk Nominator IGA 2025, Inovasi Terus Melaju

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memaparkan secara daring beragam inovasi Batam dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, dari Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/11/2025)
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat memaparkan secara daring beragam inovasi Batam dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri, dari Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/11/2025)

PIJARKEPRI.COM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan beragam inovasi daerah dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri. Pemaparan dilakukan secara daring dari Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Batam masuk nominasi kategori Daerah Perbatasan Terinovatif. Ia berharap capaian ini menjadi langkah awal untuk mempersembahkan hasil terbaik bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Ini bentuk keseriusan kita menjadikan inovasi sebagai kekuatan utama pembangunan,” ujar Amsakar.

Amsakar menjelaskan, inovasi di Batam terus menunjukkan tren positif dalam empat tahun terakhir. Skor indeks inovasi daerah meningkat dari 37,33 pada 2021 menjadi 58,18 pada 2024, bahkan untuk penilaian internal tahun 2025 telah melampaui angka 60.

Menurutnya, capaian itu mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam memperkuat ekosistem inovasi. Sejumlah regulasi pun telah diterbitkan, antara lain Perda Nomor 4 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029, Perda Nomor 6 Tahun 2023 tentang Pembentukan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), serta Perwako Nomor 176 Tahun 2022 tentang Makmal Inovasi Daerah.

“Regulasi-regulasi ini menjadi landasan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efisien dan adaptif,” tambahnya.

Dari sejumlah inovasi yang diajukan, dua di antaranya berhasil menembus nominasi nasional. Pertama, AKSARA (Aktivitas Kreasi Sains Asik Ramah Anak), inovasi dari SMP Negeri 3 Batam yang mendorong peningkatan capaian literasi dan hasil belajar siswa. Kedua, POS PBB 2.0, inovasi pembayaran pajak daerah berbasis QRIS yang mempercepat transaksi sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.

Melalui ajang IGA 2025, Amsakar menegaskan komitmen Pemerintah Kota Batam menjadikan inovasi sebagai fondasi utama pembangunan menuju pemerintahan yang efisien, transparan, dan berdaya saing.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran dan masyarakat Batam untuk terus berinovasi,” tutupnya.

Kegiatan pemaparan itu turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Suhar, Kepala Brida Efrius, Kepala Bapenda Raja Azmansyah, Kadis Kominfo Rudi Panjaitan, Kadis Pendidikan Henri Arulan, serta Kepala SMP Negeri 3 Batam Nyorita. (ANG/DKB)

Pos terkait