Berkas Pembunuh Janda Cantik Lengkap, Nasrun Diancam Hukuman Mati

Polres Tanjungpinang saat Perss Confrens pengungkapan kasus pembunuhan Supartini, warga bukit cermin yang tewas ditemukan tewas di Jembatan Dompak. (Foto: Aji Anugraha)

Polres Tanjungpinang saat Perss Confrens pengungkapan kasus pembunuhan Supartini, warga bukit cermin yang tewas ditemukan tewas di Jembatan Dompak. (Foto: Aji Anugraha)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Berkas perkara dugaan pembunuhan berencana Supartini (37), sorang janda cantik di kota itu, dengan tersangka Nasrun (58) dinyatakan lengkap.

“Besok, Minggu (7/10) sudah P21, berkas sudah lengkap semua, Senin (8/10) akan diberitahukan kalau berkas sudah lengkap,” kata Kasi Pidum Kejari Tanjungpinang M Amriansyah, saat dihubungi pijarkepri.com, Sabtu (6/10).

Baca Juga : Jaksa Kembalikan Berkas Perkara Pembunuh Supartini

Amriansyah mengatakan, berdasarkan berkas yang diterima Kejari Tanjungpinang dari Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang, Nasrun disangkakan kedalam pasal 340 KUHP jo 338 KUHP.

Pasal 340 KUHP itu berbunyi: “Barang siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.”

Kasi Pidum tak dapat memastikan apakah Nasrun akan di pidana mati. Dia menyerahkan sepenuhnya perkara tersebut ke proses persidangan.

“Kita lahit selanjutnya di persidangan,” ungkapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwi Hatmoko Wiraseno, saat dikonfirmasi pijarkepri.com membenarkan bahwa berkas yang diserahkan ke Kejari Tanjungpinang sudah dilengkapi.

“Berkasnya sudah kami lengkapi dan diserahkan semua,” ungkapnya.

Supartini terakhir terlihat, Jumat (13/7/2018). Minggu (15/7/2018) pagi dia ditemukan tewas terapung di bawah jembatan ke Wacopek arah Kijang, Dompak, dalam kondisi mengenaskan.

Jasadnya ditemukan dalam keadaan tangan dan kaki terikat tali plastik. Jasad janda beranak 1 yang masih balita itu juga dibungkus karung plastik. Dan, ditambah batu pemberat.

Baca Juga : Menyikap Tabir Kematian Supartini

Penemuan jasad itu menghebohkan jagad Kota Tanjungpinang dan Kepri. Apalagi jasad itu tidak beridentitas. Namun, hanya dalam waktu sekitar 48 jam jajaran Satreskrim Polres Tanjungpinang mampu membuka tabir misteri itu.

Tersangka Nasrun yang sempat berusaha kabur. Dia berhasil diciduk di sekitar Batu 16. Ikut diamankan sejumlah barang bukti. Termasuk Toyota Rush warna silver dengan No Pol 1390 TQ, saat menjemput, dan membuang jasad korban Supartini.

Pewarta: Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *