DPRD Lingga Dorong Peningkatan Kesejahteran Masyarakat Lewat Pokir

DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).
DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).

PIJARKEPRI.COM – DPRD Lingga mendorong pentingnya untuk memprioritaskan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga dari sejumlah sektor melalui pokok-pokok pikiran wakil rakyat di daerah itu.

Hal itu dibahas DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lingga, Aziz Martindaz, dalam sambutannya pada Musrenbang tingkat Kabupaten Lingga menyampaikan sejumlah pokok- pokok pikiran dari sejumlah sektor yang menjadi bagian.

“Ada beberapa pokok pikiran yang disampaikan pada Musrenbang tadi, diantaranya peningkatan
insfratruktur, produktivitas pertanian, industri, perdagangan dan pariwisata yang tentunya sektor-sektor
itu bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pembangunan Kabupaten
Lingga,” kata Aziz Martindaz.

DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).
DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).

Aziz Martindaz, mengatakan, terkait ketersedian insfratruktur yang memadai dan tentunya berkualitas
sangat penting untuk disediakan atau dibangun sebab dengan adanya insfratruktur yang memadai dan
berkualitas akan dapat mempercepat proses pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, terutama
ketersedian insfratruktur yang terhubung langsung dengan sentra produksi dan perdagangan.

Sebab, pembangunan insfratruktur yang terhubung langsung dengan sentra produksi dan perdagangan
akan dapat memudahkan investor atau pelaku usaha dalam menjalankan roda usahanya di Kabupaten
Lingga dan tentunya dari kegiatan usaha dan perdagangan itu akan berdampak langsung pada
peningkatan perekonomian masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah.

Insfratruktur yang dibangun tentunya harus juga diimbangi dengan pemeliharaan yang tujuannya agar
dapat terpelihara dengan baik dan dapat diakses atau digunakan secara berkelanjutan.

“Yang paling penting insfratruktur itu diimbangi dengan kegiatan atau bukti nyata dan juga upaya
pemeliharaan secara rutin serta berkala,” kata Aziz Martindaz.

Selain insfratruktur diungkapkan Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kabupaten Lingga ini, pada Musrenbang tersebut juga menyampaikan terkait peningkatan produktivitas
sektor pertanian dan pengembangan potensi daerah.

Peningkatan produktivitas pada sektor pertanian sangat penting untuk dapat ditingkatkan agar produk-
produk yang dihasilkan dari sektor pertanian tersebut dapat dirasakan langsung oleh masyarakat atau
dapat diekspor keluar daerah yang bertujuan nantinya berdampak pada perekonomian keseluruhan
untuk Kabupaten Lingga.

Dampak lain dari upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian yakni terbukanya lapangan
pekerjaan bagi masyarakat, meski demikian untuk meningkatkan produktivitas pertanian harus juga
dipersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dibidangnya dan diharapkan dari
peningkatan poduktivitas pertanian itu berdampak secara keseluruhan pada perekonomian pada
umumnya.

Kabupaten Lingga merupakan wilayah yang luas dan masih banyak terdapat lahan-lahan kosong
hendaknya potensi-potensi yang ada di Kabupaten Lingga dapat dimanfaatkan dan dikembangkan, baik
itu potensi dari sektor pariwisata, pertanian, perikanan, peternakan dan sebagainya.

“Masing-masing sektor tersebut secara nyata menjadi bagian penting bagi masyarakat pada umumnya,
yang seharusnya mendapatkan perhatian yang cukup dan akan berdampak pada perekonomian
masyarakat pada umumnya,” kata Aziz Martindaz.

DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).
DPRD bersama Pemkab Lingga dan Forkompimda dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga, di Aula Kantor Bupati Lingga pada Kamis (24/03/2022).

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lingga berharap pokok-pokok pikiran yang
disampaikan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kabupaten Lingga
tersebut mendapat perhatian yang tujuannya agar berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi
serta dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat untuk mengurangi angka pengangguran dan
juga kemiskinan.

Lebih jauh Aziz Martindaz mengutarakan, upaya peningkatan kualitas dan akses pelayanan dasar
masyarakat juga harus di dukung oleh efektifitas birokrasi pemerintah daerah.

Sambung Aziz Martindaz, dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan sendirinya masyarakat akan semakin maju selain itu juga berdampak positif bagi pembangunan Kabupaten Lingga.

Aziz Martindaz mengatakan Musrenbang merupakan momentum strategis untuk menentukan arah pembangunan, tujuan dan sasaran serta pencapaian visi Bupati dan Wakil Bupati Lingga.

“Sebagai bagian dari unsur Pemerintah Daerah, DPRD sudah tentu dilibatkan secara intensif pada proses
dan tahapan penyusunan dokumen. Baik itu dokumen RKPD yang disusun setiap tahunnya maupun
dalam penyusuanan RPJMD,” kata Aziz Martindaz.

Dengan dilibatkanya DPRD dalam pembahasan sejak awal diharapkan dapat memberi masukan dalam penyusunan dokumen RKPD, yang mana masukan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang didapat ketika melaksanakan reses maupun kunjungan kerja ke desa-desa atau kecamatan.

Sambung Aziz Martindaz dengan mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang pembinaan dan pengawasan penyelengaraan pemerintah daerah dan untuk mewujudkan tata kelola pemerintah yang lebih baik dan
menciptakan keterbukaan informasi yang ditetapkan dalam peraturan menteri dalam negeri nomor 70 tahun 2019 tentang Sisten Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).

“Saya ingin menyampaikan beberapa hal yang harus menjadi perhatian dari Pemerintah Daerah yaitu untuk mencermati kembali masukan yang pernah kami sampaikan. DPRD menyambut baik serta mendukung target kinerja pemerintah dalam pencapaian terhadap Desa Persiapan menjadi Desa
Defenitif. Seluruh kesiapan yang diperlukan dalam mencapai desa defenitif sebagian besar sudah kami masukkan ke dalam pokir-pokir dewan,” kata Aziz Martindaz.

Pada kesempatan itu ada beberapa hal yang disampaikan Aziz Martindaz untuk menjadi perhatian pemerintah daerah untuk pencapaian desa defenitif diantaranya, Air Bersih, akses jalan dan jembatan, listrik dan telekomunikasi.

Lalu pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat diantaranya, sarana dan prasarana sekolah, kesejahteraan guru, sarana dan prasarana kesehatan.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Lingga, Aziz Martindaz berharap musrenbang mampu mewujudkan kesamaan pandang dan pemahaman terkait kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Lingga tahun 2023 serta menjadi komitmen bersama dalam menginflemantasikan perencanaan pembangunan dan tetap
memperhatikan sinergitas perencanaan pembangunan di tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan Nasional. (Advetorial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *