Walikota Rahma Imbau Masyarakat Terapkan 5M dan 3M

Walikota Tanjungpinang Rahma, saat meresmikan posko kampung tangguh tanggap Covid-19 dan tanggap Demam Berdarah (DBD), kali ini di Perumahan Lembah Asri kelurahan batu IX, Jum'at (26/2).
Walikota Tanjungpinang Rahma, saat meresmikan posko kampung tangguh tanggap Covid-19 dan tanggap Demam Berdarah (DBD), kali ini di Perumahan Lembah Asri kelurahan batu IX, Jum’at (26/2).

PIJARKEPRI.COM — Walikota Tanjungpinang Rahma terus mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dan harus menerapkan gerakan 5M dan 3M dalam kehidupan sehari-hari untuk meminimalisir penyebaran virus dan penyakit.

Menurut Rahma, dengan sudah tersebarnya kampung tangguh di setiap kelurahan dan perumahan dapat menyosialisasikan gerakan 5M dan 3M. Dengan demikian diharapkan jika terdapat warga yang terkonfirmasi gejala Covid-19 atau gejala DBD bisa cepat diatasi.

“Selalu terapkan gerakan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. Juga 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang barang bekas yang ada genangan air, agar nyamuk tidak berkembang biak,” kata Rahma, saat meresmikan posko kampung tangguh tanggap Covid-19 dan tanggap Demam Berdarah (DBD), kali ini di Perumahan Lembah Asri kelurahan batu IX, Jum’at (26/2).

Kemudian, sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19, dan penyebaran penyakit Deman berdarah di wilayah Kota Tanjungpinang, Walikota Tanjungpinang Rahma mengatakan, masyarakat dapat mengedepankan kearifan lokal dilingkungan penduduk.

“Kita harapkan dengan hadirnya Posko Kampung Tangguh Covid-19 dan tanggap DBD ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat mengantisipasi penyebaran virus dan penyakit, juga pada pelaksanaannya dapat menerapkan kearifan lokal karena memiliki berbagai program yang sangat bermanfaat,” ucap Rahma.

Rahma juga berharap kepada seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi, bergotong-royong serta konsisten untuk secara bersama menjaga dan memantau agar kampungnya bebas dari Covid-19 dan DBD.

“Pemberdayaan Posko kampung tangguh ini harus di jaga bersama, dan jangan hanya sebatas seremoni saja. Pantau terus perkembangan penyebaran Covid-19 dan DBD dilingkungan sekitar. Tingkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran Covid-19 dan DBD,” Tambahnya.

Kegiatan disejalankan dengan pemasangan secara simbolis spanduk himbauan pelarangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar di seputaran Jalan karya, sebagai komitmen masyarakat mengingat kondisi sekarang rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Hadir dalam kesempatan ini Kapolsek Tanjungpinang Timur, Camat dan lurah setempat, plt. Kepala dinas kesehatan dr. Nugraheni, kepala BPBD Dedy Syufri yusja S.Sos, serta Kabag Prokompim Elvi Arianti, S. Pt, M. Si. (ANG/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *