Lingga  

4 WBP Lapas Dabo Terima Asimilasi Tahanan Rumah

4 WBP Lapas Dabo Singkep yang menerima SK Asimilasi. (Foto Istimewa).
4 WBP Lapas Dabo Singkep yang menerima SK Asimilasi. (Foto Istimewa).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Empat Narapidana atau Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep, terima SK Asimilasi tahanan rumah.

Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, Dewanto, di Lingga, Rabu (26/8/2020) mengatakan, pemberian asimilasi rumah tersebut didasarkan pada peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No.10 tahun 2020, tentang syarat pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Dari total 46 WBP yang menghuni Lapas Dabo Singkep, ada 4 orang narapidana menerima Asimilasi rumah, dan mereka sudah menjalani setengah masa pidana,” kata Dewanto, Kepala Lapas Kelas III Dabo Singkep, usai penyerahan SK Asimilasi di Lapas Dabo Singkep.

Dewanto menjelaskan, pemberian asimilasi rumah tersebut berdasarkan peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 10 imbas dari pandemi Covid-19, yang bertujuan untuk mengurangi isi penghuni Lapas atau Rutan seluruh Indonesia, namun tidak terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 tahun 2012 dan bukan Warga Negara Asing.

“Kepada 4 warga binaan penerima asimilasi rumah, kita minta untuk melaksanakan asimilasi dirumah dengan sebaik-baiknya, patuhi himbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19, dan tidak melakukan perbuatan yang melawan atau melanggar hukum,” terangnya.

Untuk diketahui, empat orang yang menerima asimilasi rumah tersebut, merupakan WBP terkait kasus pencurian atau pasal 365 dan 363 KUHP.

Lapas dan Rutan se-Indonesia saat ini mengalami over kapasitas, diharapkan dengan pemberian asimilasi pada Warga Binaan dapat terciptanya ruang gerak di Lapas atau Rutan yang ideal sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

(Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *