
PIJARKEPRI.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kepualuan Riau Tjetjep Yudiana mengatakan metode real-time polymerase chain reaction (PCR) Corona Virus Desese 2019 (Covid-19) Kepulauan Riau, di Batam sudah beroperasi dan dapat menguji kurang lebih 100 sampel Covid-19 dalam sehari.
“Ada dua PCR dari Singapura sudah beroperasi di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam,” kata Tjetjep, dihubungi dari Tanjungpinang, Minggu (12/4).
Ia mengatakan, tenaga laboratorium PCR di BTKLPP dibagi 4 ship dalam sehari untuk mengoperasikan PCR di BTKLPP Batam. Satu ship beroperasi selama lima jam.
“PCR tidak serta merta dapat ditempatkan, harus laboratorium yang terakreditasi. BtKLPP sudah terakreditasi,” ujarnya.
PCR merupakan alat pemeriksaan untuk memeriksa spesimen dari swab tenggorokan dan mulut agar dapat lebih akurat mengetahui DNA virus dalam tubuh. Positif atau negatif pasien Covid-19 dapat dilihat dari hasil PCR.
Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau, hasil PCR Covid-19 hingga Minggu, 12 April 2020 terdata sebanyak 23 orang positif Covid-19 dan 200 orang negatif Covid-19.
Sedangkan jumlah kumulatif Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Kepulauan Riau terdata sebanyak 164 orang, 2153 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 676 Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19.
Sebanyak 2 orang sembuh Covid-19. Sedangkan korban meninggal dunia positif Covid-19 hingga saat ini tercatat 5 orang, 4 PDP meninggal on proses lab, 9 orang negatif Covid-19 meninggal penyakit penyerta.
Pemerintah mengimbau agar masyarakat tetap di rumah saja, jaga jarak dua meter, menggunakan masker saat berpergian mendesak, cuci tangan pakai sabun dan menjaga pola hidup sehat dengan makan-makanan bergizi.
Pewarta : Aji Anugraha







