
PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kepulauan Riau menyatakan satu warga Tanjungpinang positif terhidap Covid 19.
Kadis Kesehatan Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana, yang juga anggota Gugus Tugas Covid-19 Kepualuan Riau, di BPBD Kepri, Selasa (17/3) mengimbau agar warga yang melakukan atau pernah kontak langsung dengan pasien tersebut dapat melaporkan ke Dinas Kesehatan Tanjungpinang atau Rumah Sakit setempat.
Pasien positif Covid-19 tersebut merupakan penduduk Tanjungpinang berusia 71 tahun yang berprofesi sebagai pedagang tahu di Pasar KUD, Tanjungpinang. Gugus Tugas Covid-19 Kepualuan Riau sudah mengisolasi pasien positif Covid-19 tersebut di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib, Tanjungpinang.
“Bagi yang tau ini dan merasa peranh kontak dengan pasien segera melapor ke rumah sakit atau Dinkes semakin baik melapor semakin baik memutuskan mata rantai penularan. Siapapun yang merasa pernah kontak, akan kita karantina nanti,” ungkapnya.
Baca Juga : Plt Gubernur Kepri Diminta Mengambil Sikap Terkait Penanganan Virus Corona
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam yang juga anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 Kepulauan Riau sudah mendata dan memeriksa 124 orang yang berhubungan langsung dengan pasien positif Covid-19 tersebut.
Petugas kesehatan telah memeriksa 82 pekerja pelabuhan, 8 ABK Kapal, 9 penumpang kapal dan 25 orang terdekat dan tim medis. Tim medis masih memilah sejumlah orang yang akan dikarantina terkait berhubungan langsung dengan pasien positif Covid-19 tersebut.
“Kami sudah menelusuri kontak seluas mungkin hingga tadi malam terdapat diidentifikasi keluarga dan hubungan dekat dengan pasien sebanyak 20 orang, ini sudah di karantina di belakang Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib,” ungkapnya.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepulauan Riau memprediksi orang yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 di Tanjungpinang itu akan bertambah. Pemerintah siap memfasilitasi bagi siapa saja yang melapor pernah kontak langsung dengan pasien tersebut.
“Perkiraan bisa terus berkembang. Perintah Pak Gubernur dan Pak Walikota orang-orang yang kontak langsung dengan pasien ini harus mendapatkan observasi yang memadai. Kami akan lakukan pengukuran suhu bahkan sampai mengkarantina,” ungkapnya.
Berdsarkan hasil penyelidikan epidemiologi Dinas Kesehatan Tanjungpinang terhadapan pasien positif Covid-19 tersebut berawal pada 5 Maret 2020. Pasien tersebut berangkat dari Tanjungpinang menuju Malaysia untuk berobat di salah satu Rumah Sakit, di Situlang Laut.
“Sebetulnya tidak ada kaitan dengan inveksi Covid-19, penyakitnya hipeternsi dan teroid, sore itu juga, 5 Januari kembali ke Tanjungpinang,” ungkapnya.
Namun berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi, gejala kuat terinveksi Covid-19 dirasakan pasien tersebut pada 10 Maret 2020. Kondisi pasien tersebut mengalami peningkatan pada 12 Maret 2020 berupa demam, batuk, sakit tenggorokan dan mual-mual.
“Selanjutnya ke Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib di isolasi tanggal 14 Maret 2020, di ambil sample, dan hasilnya baru diumumkan pada hari ini. Pasien tersebut positif Covid-19,” ungkapnya.
Hingga saat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kepulauan Riau terus berupaya menangani penyebaran virus corona. Masyarakat diharapkan dapat melaporkan langsung ke Rumah Sakit setempat atau Dinas Kesehatan jika pernah kontak langsung dengan pasien positif covid19 tersebut ke nomor layanan 081378790002.
Pewarta : Aji Anugraha







