Membentang Spanduk Bertuliskan UMRAH Kebal Virus Corona

Spanduk protes mahasiswa UMRAH terkait pihak kampus belum juga menghentikan aktivitas perkuliahan tatap muka, Rabu (18/3/2020)
Spanduk protes mahasiswa UMRAH terkait pihak kampus belum juga menghentikan aktivitas perkuliahan tatap muka, Rabu (18/3/2020)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Spanduk bertuliskan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kebal Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), mahasiswa hati-hati membentang disejumlah lahan kampus negeri itu, Rabu (18/3/2020).

Seorang mahasiswa di FISIP UMRAH mengaku masih mengikuti aktivitas tatap muka di kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang. Dia mengatakan, pihak kampus belum menghentikan perkuliahan tatap muka hingga saat ini.

Mahasiswa mengaku cemas dengan situasi pencegahan Covid-19 di kampus UMRAH yang tak mengindahkan imbauan Kemendikbud RI untuk menghentikan aktivitas tatap muka di seluruh fasilitas pendidikan.

Sepanduk yang bertebaran bertuliskan UMRAH Kebal Covid-19 dinilai sindiran keras untuk Rektor UMRAH dalam mengambil sikap pencegahan Covid-19 di kampus mereka.

“Spanduk itu menurut kami adalah bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap Rektorat UMRAH yang bertentangan dengan kebijakan Nasional. Sungguh kami cemas dengan kondisi ini,” ujar mahasiswa Program studi Ilmu Pemerintahan itu.

Baca Juga : UMRAH Tak Siap Hadapi Corona, STISIPOL Hentikan Perkuliahan Tatap Muka

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan dua surat edaran terkait pencegahan dan penanganan virus tersebut. Yang pertama, Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di lingkungan Kemendikbud dan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 ini adalah panduan dalam menghadapi penyakit tersebut di tingkat satuan pendidikan.

“Saya mengimbau kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah di seluruh Indonesia untuk melakukan langkah-langkah mencegah berkembangnya penyebaran COVID-19 di lingkungan satuan pendidikan. Kita bergerak bersama untuk bisa lepas dari situasi ini,” disampaikannya di kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (11/03/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kepulauan Riau Bidang Kesehatan, Tjetjep Yudiana menyebutkan, satu orang penduduk Tanjungpinang positif Covid-19 dan tengah di isolasi di Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib.

Sebanyak 29 Orang Dalam Pemantaun (ODP) Covid-19 di Tanjungpinang, 60 orang di Batam, 6 orang di Bintan dan 17 orang di Karimun.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Tanjungpinang sebanyak 6 orang, 18 orang di Batam, 2 orang di Kepulauan Anambas dan 1 orang di Natuna.

Pewarta ; Aji Anugraha

Pos terkait