PIJARKEPRI.COM – Puluhan pekerja yang bekerja melalui PT Rodo Eleska Teknik Mandiri (RETM), subkontraktor di lingkungan PT Ganda Sari Shipyard, menuntut pembayaran gaji yang belum mereka terima selama lebih dari dua bulan.
Para pekerja yang terlibat dalam proyek pembangunan kapal tongkang di kawasan galangan kapal Bintan itu mengaku hingga kini belum memperoleh upah atas pekerjaan yang telah mereka selesaikan.
Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Sudah lebih dari dua bulan kami bekerja, tetapi gaji belum kami terima. Yang kami tuntut hanya hak kami sebagai pekerja,” ujar salah seorang pekerja, Rabu (10/6/2026)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 60 pekerja terdampak dalam persoalan tersebut, terdiri dari 40 pekerja harian dan 20 pekerja borongan yang terlibat dalam pembangunan satu unit kapal tongkang.
Para pekerja diketahui direkrut melalui PT Rodo Eleska Teknik Mandiri berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 001/SPK/RETM/IV/2026 tertanggal 22 April 2026.
Lingkup pekerjaan mencakup fabrikasi, marking, cutting, bending hingga edge preparation dalam proyek pembangunan kapal tongkang.
Meski pekerjaan telah berjalan selama lebih dari dua bulan, para pekerja mengaku belum menerima pembayaran upah sebagaimana yang dijanjikan.
Menurut mereka, ketidakjelasan semakin terasa setelah kerja sama antara perusahaan utama dan pihak subkontraktor disebut telah berakhir.
Akibatnya, para pekerja kini tidak memperoleh kepastian mengenai kapan gaji mereka akan dibayarkan.
“Kami merasa diabaikan. Kami direkrut melalui PT Rodo Eleska Teknik Mandiri, tetapi setelah kontrak berakhir tidak ada kejelasan mengenai nasib maupun pembayaran gaji kami,” kata pekerja lainnya.
Para pekerja menegaskan tuntutan mereka hanya satu, yakni pembayaran penuh atas upah yang telah menjadi hak mereka.
Mereka berharap perusahaan segera menyelesaikan kewajibannya tanpa harus menunggu persoalan semakin berlarut-larut.
“Kami tidak meminta apa-apa selain hak atas pekerjaan yang sudah kami kerjakan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Rodo Eleska Teknik Mandiri maupun PT Ganda Sari belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para pekerja maupun alasan belum dibayarkannya gaji puluhan pekerja tersebut.
Pewarta : Aji Anugraha







