Disnakertrans : Bus Terbiarkan di Pelabuhan VIP Pemprov Kepri Habis Kontrak

Sejumlah Bus Pemprov Kepri yang terparkir, terbiarkan di Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Minggu (5/1/2020). (Foto : pijarkepri.com)

Sejumlah Bus Pemprov Kepri yang terparkir, terbiarkan di Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Minggu (5/1/2020). (Foto : pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Kepri – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu mengatakan sejumlah Bus yang terbiarkan terpakir, berkarat di Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Kepulauan Riau habis kontrak.

Dihubungi, Senin (6/1/2020), Tigor mengatakan Bus yang dianggarkan melalui APBD Kepri tahun sebelumnya di kontrakkan dengan salah satu prusahaan di Batam.

Tigor tak memberitahu berapa anggaran yang digelontorkan untuk membeli Bus tersebut. Hanya saja, dia tau Bus tersebut untuk mengangkut pekerja.

“Dulukan pakai APBD itu, uda habis tahapan kontraknya, tidak ada arahannya lagi. Itukan bus pekerja, kontraknya habis, habis kontrak sama prusahaan, tahun berapa lupa, udah lama itu,” kata Tigor.

Ia mengatakan, setelah habis kontrak dengan perusahaan yang bekerjasama dengan Pemprov Kepri tersebut, sejumlah Bus senilai ratusan miliar itu dikembalikan ke Aset Pemprov Kepri.

“Anggarannya, udah lama, gak ada kontrak lagi gak ada arahannya lagi dikembalikan ke aset,” katanya.

Baca JugaMiliaran Rupiah APBD Kepri Dibiarkan Jadi Besi Tua

Diketahui, sejumlah Bus berwarna coklat berplat nomor polisi kuning milik Pemerintah Provinsi Kepri terlihat terbiarkan di Pelabuhan VIP Pemprov Kepri, di Telaga Punggur, Batam, Minggu (5/1/2020).

Bus yang diketahui dibeli dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepri beberapa tahun ini terlihat terdiam, terbiarkan seperti besi tua.

Kondisi bus dengan body bus cat terkelupas, berkarat, berlumut menggambarkan kalau saja kendaraan operasional Pemerintah Provinsi Kepri itu terbiarkan.

Padahal, alur mudik Pelabuhan VIP Pemprov Kepri di Telaga Punggur, Batam kerap dilewati para pejabat teras semisal Gubernur Kepri, Sekretariat Daerah Kepri, Anggota DPRD dan Kepala OPD, di Kepulauan Riau.

Yasmin (45), seorang masyarakat pengguna fasilitas Pelabuhan VIP Pemprov Kepri mempertanyakan, pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Kepri soal bus Pemprov Kepri yang tak terbiarkan itu.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kepri harus bertanggung jawab soal anggaran rakyat (APBD,red) yang digunakan untuk membeli Bus tersebut akan tetapi tidak digunakan dengan baik.

“Bus yang di beli dari anggaran APBD dibiarkan, sementara hampir seluruh pejabat lalu lalang di sana baik Gubernur, DPRD, Sekda Prov, para Kepala Dinas dan pejabat-pejabat di Kepri, apa gak lihat bus dibiarkan gitu, atau sengaja,” ujarnya. (ANG)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *