Tarian Kolosal Pukau Puncak Lingga Terbilang 2020

Penampilan tarian kolosal, Lingga Terbilang Lingga Gemilang. (Foto: aci)

Penampilan tarian kolosal, Lingga Terbilang Lingga Gemilang 2020. (Foto: aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Tarian kolosal Lingga Terbilang Lingga Gemilang yang dirancang khusus, memukau perhatian para jemputan dan pengunjung yang hadir pada puncak semarak Lingga terbilang 2020, di halaman Kantor Bupati Lingga, Senin (25/11/2019) sore kemarin.

Tarian kolosal yang didesain khusus oleh kreografer asal Lingga yang bermukim di Pekanbaru, Riau, dibantu Andri Palesmana, dipersembahkan pada hari jadi ke-16 Kabupaten Lingga tahun 2019.

Tarian itu mengambarkan harapan keberhasilan pengembangan sektor unggulan Kabupaten Lingga dan kegemilangan masyarakatnya. “Hal ini sangat terkait dengan tema hari jadi ke-16 yang diangkat Pemkab Lingga, promosi unggulan daerah dan peluang investasi,” ungkap Andri Palesmana.

Sekda Lingga, Juramadi Esram, yang mewakili Bupati Lingga dalam sekapur sirihnya menyampaikan, terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh stakeholder yang terlibat menyukseskan kelancaran semarak Lingga terbilang 2020, termasuk juga kepda Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Lingga.

“Alhamdulillah, secara umum semua kegiatan yang dirancang dapat berjalan lancar, mudah-mudahan kerja keras yang kita lakukan, diredai oleh Allah SWT dan Kabupaten Lingga kedepan semakin maju,” kata Sekda Lingga di Halaman Kantot Bupati Lingga, kemarin.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Kebudayaan Lingga mengatakan, semoga seluruh rangkaian kegiatan semarak Lingga terbilang yang telah dihelat selama sepekan.

Menurutnya, selain dapat memberikan informasi dan hiburan juga kegiatan tersebut menunjukkan secara lebih nyata, bahwa Pemkab Lingga terus berusaha dan berihtiar sekuat tenaga dan pikiran, agar Lingga harus berubah lebih maju dari hari ini.

“Terima kasih kepada teman-teman OPD, Bagian umum, Protokol, Disdik yang semua terlibat menyukseskan berbagai kegiatan sempena memperingati hari jadi ke-16 Kabupaten Lingga pada tahun ini,” terang Kadisbud.

Tarian kolosal Lingga Terbilang 2020 tersebut melibatkan lebih kurang 75 orang, gabungan pelajar yang ada di Kecamatan Lingga yang dilatih hampir 2 bulan lebih di reflika balairung Sri Istana Damnah.

Tidak saja disaksikan oleh para jemputan dari dalam dan luar daerah, pengurus PGRI Kepri dan Pusat, utusan dari kementerian pariwisata tetapi juga para jemputan dari luar negeri serta para pendaki gunung daik dan para peserta bersepeda juga memenuhi halaman kantor Bupati Lingga.

Di hari terahir ini sebagai puncak semarak Lingga terbilang 2020, mulai dari siang hingga malam, selain persembahan, tari kolosal ditempat yang sama juga ada lomba kuliner dari bahan sagu, pesta rakyat, pesembahan sanggar dari Pekanbaru, Riau, tampilan Adi Lankevin beserta kawan-kawan dari Tanjungpinang dan ditutup malamnya dengan joget dangkong. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *