Seribu Empat Ratus Penduduk Tanjungpinang Terkena ISPA

Dari kejauhan kabut asap terlihat menutup kota Tanjungpinang, di Jembatan Penghubung Tanjungpinang Pulau Dompak. (Foto: Aji)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Dinas Kesehatan di Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat 18 September 2019 sebanyak 1.405 penduduk terkena Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) akibat dampak kabut asap yang melanda kota itu.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam, di Tanjungpinang, Rabu (18/9) mengatakan angka penduduk terkena ISPA itu meningkat dibandingkan Agustus 2019, akibat dampak kabut asap.

“Kasus ISPA secara umum cenderung naik 90 persen dibandingkan jumlah kasus selama bulan Agustus yakni, 1.559 kasus,” ungkapnya.

Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Tanjungpinang, Kondisi Udara Sedang, Perbanyak Minum Air Mineral

Angka penduduk terkena ISPA itu dihimpun Dinas Kesehatan setempat di 7 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di kota itu.

Lima Puskesmas mencatat kenaikan pasien terkena ISPA, sedangan 2 Puskesmas Tanjung Unggat dan Melayu Kota Piring mengalami penurunan pasien ISPA.

Rustam mengatakan, peningkatan jumlah penduduk terkena ISPA dikarenakan dampak bencana kabut asap yang menerpa hingga ke sejumlah daerah Kepulauan Riau, termasuk Tanjungpinang.

Merujuk pada Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dicatat Kementerian LHK, di Batam, belum lama ini, angka ISPU sekitar 88.

“Artinya kategori sedang, agak sehat, kan ada sehat, agak sehat, tidak sehat, sangat tidak sehat, berbahaya, berbahaya sekali,” ungkapnya.

Kabut asap yang terjadi di sejumlah daerah Riau, Kalimantan dan Sulawesi berdampak langsung di sejumlah daerah Kepulauan Riau.

Hingga Rabu (18/9), kondisi udara di Tanjungpinang, Kepulauan Riau terlihat ditutup kabut asap. Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam mengatkan kondisi udara Tanjungpinang kategori sedang.

Baca Juga : Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

Dinas Kesehatan setempat menghimbau, jika masyarakat merasa batuk, flu, demam dan sebagainya segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih dini.

Pemerintah setempat juga menghimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas fisik di luar rumah yang tidak perlu.

“Para lanjut usia, ibu hamil, bayi dan balita sebaiknya lebih banyak di dalam ruangan. Para penderita asma atau penyakit lainnya agar lebih waspada dan menjaga diri,” himbau Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang, Rustam.

Masyarakat juga dianjurkan untuk sering mencuci tangan pakai sabun, makan makanan yang bergizi, seimbang, cukup sayur, buah, protein, dan perbanyak minum air mineral.

“Kalau yang rentan, silahkan menggunakan masker,” ungkap Kepala Dinkes Tanjungpinang, Rustam.

Pemerintah Tanjungpinang menyediakan posko penanggulangan dampak kesehatan kabut asap di RSUD Tanjungpinang, RSUD Ahmad Tabib, Puskesmas Kampung Bugis, Puskesmas Tanjungpinang, Puskesmas Seijang dan Puskesmas Batu 10.

Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Alashari

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top