Kebutuhan Solar Penduduk Kepulauan Posek Meningkat Seiring Solar Langka

Ket foto: Kasat Intelkam dan Kapolsek Singkep Barat saat melakukan pengecekan ke SPBB Sungai Buluh, Singkep Barat.
Ket foto: Kasat Intelkam dan Kapolsek Singkep Barat saat melakukan pengecekan ke SPBB Sungai Buluh, Singkep Barat.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Kebutuhan bahan bakar minyak jenis solar di sejumlah desa, di Kecamatan Kepulauan Posek, Lingga, Kepulauan Riau semakin meningkat seiring kelangkaan solar di daerah itu dalam sepekan ini.

Perwakilan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) Desa Sungai Buluh, menjelaskan, kuota pendistribusian BBM jenis solar untuk Kecamatan Kepulauan Posek, sudah sesuai dengan kuota, yakni sebanyak 147 drum dalam satu bulan.

“Untuk tahap pertama Pendistribusian dilakukan pada tanggal 1 sampai pertengahan bulan, sedangkan untuk tahap kedua pada tanggal 15 sampai akhir bulan,” kata pria yang juga akrab disapa Jang ini.

Jumlah kuota solar untuk Kecamatan Kepulauan Posek, dipergunakan untuk Koperasi Perikanan Kecamatan Kepulauan Posek, Koperasi Teluk Jaya 4 ton, (20 drum), Perikanan 44 drum untuk 3 anggotanya, sementara untuk rekomendasi perorangan sebanyak 9 orang, yang masing-masing 2 drum solar.

Baca Juga : Solar Langka, Nelayan Posek Tak Melaut Anak Tak Sekolah

Kepala Desa Posek, Masmin mengatakan, kelangkaan BBM jenis solar di Kecamatan Kepulauan Posek, diakibatkan karena meningkatnya pemakaian solar di masyarakat, nelayan dan genset untuk listrik.

“Sementara kuota penambahan tidak ada, untuk penyimpangan minyak solar belum ditemukan,” kata Masmin.

Hal senada juga di sampaikan, Kepala Desa Busung Panjang, Baharuddin yang menjelaskan, kelangkaan minyak solar juga dikarenakan pemakaian warga akan kebutuhan minyak solar semakin meningkat tiap tahunnya.

“Terutama bagi pemakaian genset, sementara untuk penambahan kuota tidak ada,” ungkapnya.

Ket foto: Kasat Intelkam dan Kapolsek Singkep Barat saat melakukan pengecekan ke SPBB Sungai Buluh, Singkep Barat.

Kelangkaan BBM jenis solar di Kecamatan Kepulauan Posek, Lingga belum mengarah pada dugaan penimbunan BBM, meskipun masyarakat setempat masih mengeluhkan soal kelangkaan solar.

Polres Lingga sudah memonitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBB) Desa Sungai Buluh, Kecamatan Kepulauan Posek, Lingga sejak beredarnya informasi langkanya solar di daerah kepulauan itu.

Polres Lingga melalui Kasat Intelkam, Kapolsek Singkep Barat, PS. Kanit III Sat Reskrim, PS. Kasi Propam, dan Kapospol Desa Sungai Buluh, melakukan pengecekan pendistribusian minyak dari SPBB Desa Sungai Buluh terkait kelangkaan minyak solar di Kecamatan Kepulauan Posek, Kamis (1/8/2019), kemarin.

Polres Lingga tak menemukan adanya dugaan penimbunan BBM jenis solar.

Diketahui BBM, terlebih jenis solar merupakan salah satu kebutuhan wajib nelayan dan masyarakat pesisir kepulauan di Lingga. Alat transportasi kapal, nelayan dan sarana penerangan penduduk di daerah itu memerlukan solar sebagai bahan bakar mesin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, di Lingga pula tengah dibangun SPBU milik swasta. Akan tetapi hingga saat ini satu-satunya SPBU yang berada di Dabo Singkep itu tak dapat beroperasi lantaran tersangkut persolan perizinan di pemerintah.

Pewarta : Puspandito/ACI
Editor : Aji Anugraha

Pos terkait