Dua Bangkai Dugong Terdampar di Pesisir Pantai Batu Hitam

Bangkai Ikan Dugong /duyung ditemukan petugas SWRO Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulaun Riau terdampar di pesisir pantai Batu Hitam, membusuk. (Foto: ang/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Dua bangkai ikan dugong atau disebut ikan duyung ditemukan terdampar membusuk di pesisir pantai Batu Hitam, tepat dibelakang pagar SWRO Batu Hitam, Tanjungpinang, Senin (19/8).

Seorang petugas SWRO Tanjungpinang, Husni Zain mengatakan, kedua jasad ikan dugong, atau disebut masyarakat setempat ikan duyung itu ditemukan sekira pukul 11.30 WIB dengan kondisi membusuk.

Masyarakat setempat melaporkan persoalan bau tidak sedap ke petugas untuk melihat bau busuk apa yang ada di pesisir pantai itu.

Berdasarkan peninjauan petugas, bau busuk itu berasal dari bangkai ikan duyung itu. Satu ikan dugong ditemukan tanpa kepala, sedangkan satu ikan lagi masih utuh, namun sudah membusuk.

“Bau busuk sudah menyengat,” ujar Husni.

Bangkai Ikan Dugong /duyung ditemukan petugas SWRO Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulaun Riau terdampar di pesisir pantai Batu Hitam, membusuk tanpa kepala. (Foto: pijarkepri.com)

Dikarenakan bau busuk yang menyebar begitu cepat, petugas SWRO Batu Hitam dan petugas Karantina menguburkan bangkai hewan dilindungi itu disekitar pantai pesisir Batu Hitam.

Duyung atau dugong adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau sapi laut yang masih bertahan hidup selain manatee dan mampu mencapai usia 22 sampai 25 tahun.

Duyung bukanlah ikan karena menyusui anaknya dan masih merupakan kerabat evolusi dari gajah laut.

ANG

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top