
PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Dua orang pekerja proyek pekerjaan, pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau tewas saat bekerja.
Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun media ini, dua pekerja proyek gurindam 12 itu tewas dalam kurun waktu bulan. Satu diantaranya tewas tersengat listrik beberapa bulan yang lalu, sedangkan satu pekerja tertimpa material proyek beberapa hari yang lalu.
Satu pekerja yang tersengat listrik beberapa bulan lalu dipulangkan ke tempat asalnya, Lampung. Sedangkan seorang pekerja proyek yang beberapa hari lalu meninggal tertimpa material proyek dipulangkan ke tempat asalnya, Binjai.
Rukun Tetangga (RT) diseputaran lokasi pengerjaan proyek gurindam 12 membenarkan pristiwa itu. Jamil (43), Ketua RT 01, RW 11, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang mengikuti ritual doa keselamatan di kapal tongkang proyek.
Dia bersama Abdul Wahid (75), Ketua RT02, RW11, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang di minta untuk hadir dalam ritual doa keselamatan di lokasi tewasnya pekerja proyek gurindam 12 itu.
“Saya ditelepon panitia acara doa keselamatan semalam, Senin (23/6/2019) menghadiri doa keselamatan, dari situ saya dengar ada doa arwah, berarti ada yang meninggal cuma saya lupa namanya. Saya baru sekali ni masuk dalam lokasi proyek ni,” kata Jamil saat dikonfirmasi media ini.
Terpisah, Abdul Wahid, Ketua RT02, RW11, Kelurahan Tanjungpinang Barat, juga membenarkan pristiwa itu. Dia juga ikut memandikan jenazah ke dua pekerja proyek gurindam 12 yang tewas tersebut.
Saat dikonfirmasi, Abdul Wahid mengatakan pekerja yang tewas beberapa hari yang lalu dengan identitas Kendri Hasibuan asal Binjai. Saat jenazah Kendri dimandikan di RSUD Tanjungpinang, Abdul Hamid melihat tangan kanan Kendri patah, keluar darah dari hidung.
“Saya mandikan berempat sama budak-budak rumah sakit Tannungpinang,” terang Wahid.
Ia menjelaskan, setelah dimandikan jenazah Kendri Hasibuan kemudian dikafankan, dimasukkan ke dalam peti. “Diberangkatkan orang proyek pakai pesawat ke Binjai,” katanya.

Wahid juga mengutarakan sebelumnya, beberapa bulan lalu memandikan jenazah seorang pekerja proyek gurindam 12 yang diduga tewas dalam kecelakaan kerja, tersengat listrik, namun dia lupa identitas pekerja itu.
“Yang pertama, kena strom, bagian las, di RSUD abis Zuhur, banyak darah aja,” ungkapnya.
Setelah beberapa hari, Abdul Wahid juga diminta pihak proyek gurindam 12 untuk ikut serta dalam doa bersama para pekerja proyek gurindam 12 dan Jamil. Dia mengatakan, doa bersama keselamatan itu berlangsung di dua kapal tongkang.
“Satu dikapal tongkang yang saya naik di depan sini, satu di belakang Pulau Penyengat,” tambahnya.
Pristiwa ini menambah daftar korban kecelakan kerja yang merenggut nyawa pekerja proyek pekerjaan, pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang.
Baca Juga : Pasir Tambang Subang Mas untuk Timbun Proyek Gurindam 12
Sebelumnya, juru mudi truk pengangkut material granit proyek gurindam 12 terlibat kecelakaan lalulintas, menabrak pengendara roda dua yang tengah melintas di Jalan Wiratno, Tanjungpinang. Pengemudi truk dan pengendara tewas ditempat.
Hingga saat ini pihak-pihak terkait yang berhubungan langsung dengan pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang belum dapat dikonfrimasi terkait pristiwa ini. Media ini juga belum mengkonfirmasi pihak kepolisian terkait pristiwa tersebut.
Dilokasi pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang juga terhenti. Tidak terlihat aktivitas pekerja yang biasanya hingga larut malam.
Proyek ini tertuang dalam perjanjian kontrak 2.2/SP-HS/MY-FSK/PUPP-BM/APBD/X/2018 pada 2 Oktober 2018 dengan masa pengerjaan 822 hari kalender.
Pemerintah Provinsi Kepri menganggarkan proyek prestisius itu dengan nilai kontrak Rp487 miliar lebih, bersumber dari dana APBD Kepri tahun anggaran 2018, 2019 dan 2020.
Pewarta : Aji Anugraha






