Hari Ketiga Pencarian Korban TKI Tenggelam Belum Ditemukan

Basarnas Tanjungpinang bersama nelayan Bintan saat membantu melakukan pencarian 3 korban kecelakan kapal pompong TKI tenggelam, hari ketiga. (f-HBT)

PIJARKEPRI.COM- Tanjungpinang – Tim gabungan Search and Rescue (SAR) masih terus melakukan pencarian tiga TKI korban kecelakaan pelayaran kapal pompong TKI Johor tujuan Batam yang tenggelam di Perairan Nongsa, Batam pada Minggu, 5 Mei 2019 malam.

Memasuki hari ke tiga pencarian, Kamis, 9 Mei 2019, Tim gabungan SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan tiga TKI tersebut. Ketiganya 2 Laki-laki dan 1 Perempuan dengan salah satu korban merupakan ABK Tekong pompong, bernama Agam.

Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Eko Supriyanto mengatakan, hari ke tiga pencarian TKI itu melibatkan KS. Tanjungpinang, Pol Air Polres Bintan, KPLP Tanjung Uban dan Masyarakat Setempat masih menyisiri di seputar lokasi kecelakan kapal pompong pengangkut TKI tersebut.

“Pencarian sementara dengan hasil NIHIL, dan akan di lanjutkan esok hari,” ungkapnya.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang menghimbau kepada masyarakat dan nelayan di sepanjang pantai dari Tanjung Uban hingga Tanjung Berakit apabila menemukan korban mohon segera untuk melaporkan ke Basarnas Tanjungpiang atau instansi terdekat.

“Dapat menghubungi 0771-319300 atau 081372577184 Eko suprianto (Kasiops dan Siaga ),” himbaunya.

Dikabarkan sebelumnya, kecelakaan pelayaran kapal pompong TKI dari Johor, Malaysia tujuan Batam, tenggelam di Perairan Nongsa, Batam pada Minggu, 5 Mei 2019 malam.

Kapal yang diketahui bermuatan 10 orang TKI itu dikabarkan tenggelam. 6 orang ditemukan selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 3 orang dalam pencarian.

Berikut daftar korban selamat kecelakan pompong pengangkut TKI :

1. ZULHAKIMI JUNI SAPUTRA. (Lk)
Banda Aceh (Aceh Besar) / 10 Juni 1989, Islam, Swasta, Jl. Mata’i Desa Uletoi Kec. Darul Imarah Kab. Aceh Besar Prov. Aceh. (ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 07.00 wib di pulau kepala Perairan Desa Sebong Lagoi Kec. Teluk Sebong Kab. Bintan.)

2. NASRUDDIN. (Lk)
Pidie (Aceh) / 07 Desember 1988, Wiraswasta, Desa Gampong Mesjid Aree Pidie (Aceh). (ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 07.00 wib di Perairan Kampung baru Desa Sebong Lagoi Kec. Teluk Sebong Kab. Bintan.)

3. FADLON FAHMI. (Lk)
Pidie (Aceh) / 19 April 1989, Islam, Swasta, da/Reubee Provinsi Aceh. (ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 07.00 wib di Perairan Kampung baru Desa Sebong Lagoi Kec. Teluk Sebong Kab. Bintan.)

4. HAZRAMI. (Lk) (Diduga Tekong)
31 tahun, Islam, Da/Lhoksumawe Provinsi Aceh.
(ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 14.00 wib di Perairan Sakera Desa Sebong Pereh)

5. DARMIATY. (Pr)
29 tahun, Da/Lhoksumawe Provinsi Aceh.
(ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 14.00 wib di Perairan Sakera Desa Sebong Pereh)

6. MUHAMMAD SABRI. (Lk)
Jambo Masi (Aceh Jaya) / 01 Juni 1988, Islam, Wiraswasta, Banda Aceh Provinsi Aceh.
(ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 17.00 wib di Perairan Desa Sebong Pereh)

Berikut daftar korban meninggal dunia :

LINDA. (Pr)
31 tahun, Islam, Da/Lhoksumawe Provinsi Aceh.
(ditemukan Selasa 7 Mei 2019 pukul 14.00 wib di Perairan Sakera Desa Sebong Pereh).*

HBT
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *