Sejarah UPN Uji Wartawan di Kantor Polisi

Penguji Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan dan Sertifikasi Keterampilan Jurnalistik, Jurusan Ilmu Komunikasi, UPN “Veteran” Yogyakarta, Uyun Achadiat saat menyampaikan hasil UKW mandri, di Rupatama Polres Tanjungpinang, (9/12/2018).

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan dan Sertifikasi Keterampilan Jurnalistik, Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta mencatat sejarah baru dalam menguji keterampilan para wartawan di tanah air.

Bukan menempati hotel mewah, sebanyak 9 penguji  wartawan yang ditunjuk Dewan Pers itu untuk pertama kali menguji kompetensi 38 wartawan dari berbagai tingkat uji, di Kantor Kepolisian Resor Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang berlangung 8-9 Desember 2018.

“Selama 7 tahun saya menguji wartawan, baru pertama kali saya menguji wartawan yang diadakan di kantor polisi, ini luar biasa,” kata salah satu penguji UPN “Veteran” Yogyakarta, Uyun Achadiat.

Gedung Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polres Tanjungpinang menjadi sarana penting dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mandiri yang diinisiasi PT Sijori Media Serumpun bersama sejumlah perusahaan media.

Geliat semangat para wartawan mengikuti uji kompetensi tak terelakkan lagi. Bahkan, di hari pertama ujian, UPN menyelesaikan tahapan 5 mata uji hingga malam hari. Menyusul hari ke dua, agenda penutupan UKW, Minggu, 9 Desebember 2018.

Ketua Panitia Pelaksana UKW Mandiri di Polres Tanjungpinang, Delfis mengutarakan, ungkapan terimakasih atas pengujian dan edukasi LPKWSKJ Jurusan Ilmu Komunikasi, UPN “Veteran” Yogyakarta selama ujian berlangsung.

“Kami berterimakasih atas upaya para penguji untuk menguji kompetensi para peserta sebagai wartawan/jurnalis berkompeten,” ungkapnya.

Menutup UKW mandiri itu, Kapolres Tanjungpinang AKP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kabag Sumda Polres Tanjungpinang, Kompol Jaswir mengungkapkan atas kesempatan untuk dapat membantu penyelenggaraan UKW tersebut dengan menyediakan Rupatama.

Ia mengharapkan, dengan usainya UKW tersebut dapat melahirkan para wartawan yang berkompeten dan dapat membantu pihak kepolisian dalam melawan berita bohong (Hoax,red) yang tengah marak di era saat ini.

“Kami berharap para wartawan dapat menyaring berita apa yang layak untuk diberitakan, yang dapat memberikan gangguan terhadap Kamtibmas,” ungkapnya.

Pelaksaan UKW mandiri yang diadakan PT Sijori Media Serumpun tersebut diikuti 38 wartawan yang terbagi dalam 26 peserta tingkat Utama, 7 tingkat Madya dan 5 peserta tingkat Muda.

LPKWSKJ Jurusan Ilmu Komunikasi, UPN “Veteran” Yogyakarta mencatat kategori yang belum berkompeten dalam UKW tersebut yakni, 6 peserta tingkat Utama belum berkompeten, 1 peserta tingkat Madya, sementara untuk Muda, penguji menganggap sudah berkompeten.

(DNP)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top