Sayap PDI Perjuangan Buka Sekolah Politik “Gratis”

Masyarakat Tanjungpinang saat mengikuti sekolah politik Repdem Tanjungpinang.

Masyarakat Tanjungpinang saat mengikuti sekolah politik Repdem Tanjungpinang. (Foto: 471/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Sayap Partai Demokrasi Indonesia PDI Perjuangan (PDI P) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Tanjungpinang membuka Sekolah Politik untuk masyarakat setempat secara cuma-cuma, alias “Gratis”.

Ketua Repdem Tanjungpinang, Arie Sunandar, di Tanjungpinang, Selasa (8/5/2018) menjelaskan Sekolah Politik tersebut merupakan program Repdem Tanjungpinang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, salah satunya memberikan pendidikan politik.

Menurutnya, pendidikan politik di era saat ini sangat perlu diberikan ke kader, mau pun masyarakat untuk lebih mengenal PDI Perjuangan dan pengenalan dasar dari politik tersebut.

“Agar masyarakat awam bisa tau PDI P Itu seperti apa, dari mulai ideologi sampai dengan pemahaman tentang politik itu sendiri. Selain itu, karena tugas kita jelas memberi ilmu kepada siapa saja yang membutuhkan,” ujarnya.

Selain itu, menurut Arie, saat ini masyarakat Tanjungpinang sudah sangat paham politik, namun tidak terarah dengan baik.

“Maka dari itu kita buka kelas-kelas untuk pemula yang sifatnya pengetahuan dasar dan ideologi,” ujarnya.

Arie mengatakan, untuk dapat mengikuti Sekolah Politik ala Repdem Tanjungpinang, masyarakat dapat mendaftar langsung di Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Tanjungpinang, Jalan DI Panjaitan, Kilometer 9, Komplek Bintan Centre.

“Silahkan, siapa saja bisa mendaftar, syaratnya cukup membawa KTP dan mengisi formulir yang sudah disiapkan panitia. Di DPC sudah ada panitia yang menunggu,” ujarnya.

Di sekolah politik Repdem Tanjungpinang tersebut juga diisi dengan para pemateri-pemateri senior di PDI Perjuangan Tanjungpinang, diantaranya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri H Lis Darmansyah SH, Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Tanjungpinang M Syahrial, dan kader partai PDI Perjuangan yang sudah mengakar, diantaranya Petrus Marulak Sitohang, Bung Pramono dan Agus Djurianto.

“Saya berharap sekolah pokitik ini menjadi langkah awal kaderisasi yang terbuka untuk pemuda Tanjungpinang yang ingin belajar tentang ilmu politik.
Kapan lagi bisa belajar politik di rumah besar ideologis seperti PDI Perjuangan,” kata Arie.

Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top