Tagana Tanjungpinang Kembali Bantu Warga Penyintas Banjir

Tagana Tanjungpinang saat memberikan bantuan sosial kepada warga pra penyintas banjir kilometer 9. (Foto: Taganatpi/pijarkepri.com
Tagana Tanjungpinang saat memberikan bantuan sosial kepada warga pra penyintas banjir kilometer 9. (Foto: Taganatpi/pijarkepri.com
Tagana Tanjungpinang saat memberikan bantuan sosial kepada warga pra penyintas banjir kilometer 9. (Foto: Taganatpi/pijarkepri.com
Tagana Tanjungpinang saat memberikan bantuan sosial kepada warga pra penyintas banjir kilometer 9. (Foto: Taganatpi/pijarkepri.com

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Tanjungpinang, Kepulauan Riau kembali memberikan bantuan sandang untuk penduduk Jalan Adi Sucipto KM 12, Kelurahan Batu 9, Kecamatan Tanjungpinang Timur yang terkena pra banjir.

Ketua Tagana Tanjungpinang Hamdan Syahrial, di Tanjungpinang, Rabu (25/4/2018) mengungkapkan, bantuan lanjutan untuk warga penyintas pra banjir kilometer 12 tersebut diberikan kepada 31 jiwa dari 18 rumah yang terkena musibah.

Bacaan Lainnya

Bantuan yang diberikan berupa 5 pasang pakaian sekolah SD, 31 karpet tidur, 31 pakaian pengganti, 18 kain sarung, 18 baju dress serupa daster.

“Bantuan ini sudah tersedia di gudang penyimpanan kebutuhan bencana Dinas Sosial Tanjungpinang,” katanya.

Baca JugaTagana Tanjungpinang Suplai Tempat Tidur untuk Warga Terkena Banjir

Hamdan menjelaskan, berdasarkan hasil survei lokasi warga penyintas banjir kilometer 12 masih dapat mencukupi kebutuhan pangan. Tagana akan kembali mensurve kesehatan warga pasca banjir.

“Kami tempatkan beberapa anggota untuk terus memonitor kesehatan warga, sementara untuk menyediakan makanan, kami masih menunggu permohonan warga, jika diperlukan kami sediakan segera,” ungkapnya.

Tagana mencatat terdapat 5 (lima) daerah berpotensi rawan banjir di Kota Tanjungpinang, diantaranya berada di Jalan Adi Sucipto Kilometer 9, Kilometer 13 wilayah kampus STAI, Jalan Pemuda bagian dalam perumahan dan Kampung Kolam Meja 7 Kelurahan Tanjungpinang Barat.

“Satu lokasi di Tanjungpinang Barat, Kelurahan Sei Jang dan selebihnya banyak di kawasan Kecamatan Tanjungpinang Timur. Kami terus standby,” ungkapnya.

Aji Anugraha

Pos terkait