Lanudal Tanjungpinang Akan Bangun Taxiway

Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan, saat memimpin rapat di Ruang VIP Mako Lanudal Tanjungpiang, Jumat dalam agenda rapat rencana pembangunan Taxiway.

Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan, saat memimpin rapat di Ruang VIP Mako Lanudal Tanjungpiang, Jumat dalam agenda rapat rencana pembangunan Taxiway.

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Lanudal Tanjungpinang merencanakan akan membangun Taxiway di seputaran landasan penerbangan setempat, awal maret 2018.

Pembangunan Taxiway dipastikan tetap memperhatikan akses jalan warga setempat.

Danpuspenerbal Laksma TNI Dwika Tjahja Setiawan, saat memimpin rapat di Ruang VIP Mako Lanudal Tanjungpiang, Jumat, mengatakan pembangunan taxiway upaya penghubung antara landasan pacu pesawat dengan hanggar.

Selain itu nantinya juga akan ada penambahan Alusista.

“Hanya saja seputar lokasi tersebut banyak terdapat pemukiman penduduk. untuk itu ia melakukan koordinasi dengan Pemko Tanjungpinang dan angkasa pura agar jalan sebagai akses masyarakat tidak terputus dan masayarakat juga bisa nyaman dan aman menggunakan jalan meskipun taxiway sudah dibangun,” ujarnya.

Ia mengatakan anggaran untuk pembangunan Taxiway sudah tersedia pada tahun ini dan akan dilaksanakan pada awal maret mendatang.

“Diprediksi akhir Desember 2018 sudah selesai pengerjaannya,” ujarnya.

Meskipun nanti dilaksanakan pekerjaan tersebut, namun pihak Lanudal tetap memberikan akses jalan sementara untuk warga setempat hingga pengerjaan rampung.

Ia berharap jalan lingkar juga dapat dilanjutkan pengerjaannya oleh Pemko Tanjungpinang. ‎Sedangkan alternatif lain membuat pagar pada taxiway.

“Namun perlu pengaman lebih,” ujarnya.

Sementara Pelaksana harian Wali Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan Pemko Tanjungpinang sudah menyiapkan DED jalan lingkar yang berada di seputar Lanudal tersebut sejak tahun 2014.

“Akses jalan ini dibangun agar masyarakat dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.

Ia juga mengaharapkan agar masyarakat juga dapat memahami hal tersebut.

Diperkirakan jalan tersebut sepanjang 800 meter, dan sudah dikerjakan sepanjang 200 meter.

“Pihak Lanudal dan Pemko Tanjungpinang sebelumnya juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat,” paparnya.

Ia juga meminta kepada pihak Lanudal ada dua sudut siku-siku yang terbentuk agar lebih diperhatikan tidak membentuk sudut tersebut karena bisa membahayakan pengguna jalan.

Riono juga akan mengangarkan kembali pembuatan jalan lingkar tersebut baik melalui APBD maupun DAK karena jalan tersebut merupakan jalan Pemko Tanjungpinang.

Pada rapat tersebut turut dihadiri Kadis Perhubungan, Kabid Bina Marga Dinas Pu, Camat Tanjungpinang Timur serta para petinggi TNI AU Tanjungpinang serta angkasa pura Tanjungpinang. (ANG)

 

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top