PIJARKEPRI.COM – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Tanjungpinang yang dipimpin Wakil Ketua I, Ade Angga, dengan agenda penyampaian Nota Keuangan dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (16/11/2025) di Ruang Rapat Paripurna DPRD.
Dalam paripurna tersebut, Lis menegaskan bahwa penyusunan Ranperda APBD 2026 merupakan kelanjutan dari dokumen perencanaan daerah RKPD 2026, yang telah diselaraskan dengan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
“Rancangan APBD 2026 disusun dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah, efektivitas dan efisiensi belanja, serta fokus pada pencapaian target pelayanan publik. Rasionalisasi belanja yang tidak prioritas juga dilakukan guna meningkatkan kualitas keluaran anggaran,” ujar Lis.
Penyampaian Nota Keuangan tersebut sekaligus menandai dimulainya pembahasan Ranperda APBD 2026 antara Pemko Tanjungpinang dan DPRD. Lis berharap DPRD dan TAPD melakukan pencermatan mendalam atas seluruh substansi anggaran sesuai prosedur yang berlaku.
Lebih lanjut Lis memaparkan struktur anggaran Ranperda APBD 2026. Target pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp900,56 miliar, terdiri dari PAD Rp293,96 miliar, Pendapatan Transfer Rp605,83 miliar, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp758 juta.
Sementara belanja daerah diusulkan sebesar Rp1,03 triliun, mencakup Belanja Operasi, Belanja Modal, dan Belanja Tidak Terduga.
Untuk pembiayaan daerah, Pemko mengusulkan dua komponen penerimaan, yaitu SILPA 2025 sebesar Rp19,46 miliar dan Pinjaman Daerah Rp150 miliar.
Dana ini akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur pelayanan publik, termasuk Pengadaan Tanah Kolam Retensi Yudowinangun dan Sri Katon, pembangunan Kantor Kelurahan Bukit Cermin dan Tanjung Unggat, serta Rehabilitasi Taman Pamedan.
Pengeluaran pembiayaan tahun 2026 berupa pembayaran cicilan pokok utang yang jatuh tempo sebesar Rp37,5 miliar.
“Saya berharap rancangan ini dapat dibahas secara komprehensif dan akhirnya disetujui menjadi Perda demi sebesar-besar manfaat bagi masyarakat Tanjungpinang,” tutup Lis. (ANG/DKT)







