Amsakar–Li Claudia Percepat Pemerataan Air Bersih di Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, di Batam, Jumat (7/11/2025). (Foto : Humas Diskominfo Batam / Rumawi)
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, di Batam, Jumat (7/11/2025). (Foto : Humas Diskominfo Batam / Rumawi)

PIJARKEPRI.COM – Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan pelayanan dasar masyarakat. Salah satunya melalui program prioritas percepatan pemerataan distribusi air bersih di seluruh wilayah kota.

Amsakar mengatakan, pemerintah daerah telah menyiapkan langkah cepat dan terukur untuk mengatasi kendala pasokan air di sejumlah kawasan, terutama daerah dataran tinggi seperti Batuampar, Tanjung Sengkuang, dan Batu Merah.

Bacaan Lainnya

“Cerita tentang suplai air di wilayah ini masih sering terdengar dari berbagai kanal. Karena itu, saya turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi bersama,” ujar Amsakar usai meninjau kawasan Batuampar, Kamis (6/11/2025).

Langkah ini, lanjutnya, sejalan dengan salah satu dari 15 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, yakni optimalisasi pengembangan dan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Dari hasil peninjauan, ditemukan sejumlah tandon belum mampu mendorong aliran air ke wilayah dataran tinggi. Sementara di daerah rendah, distribusi berjalan cukup lancar. Warga berharap adanya pemerataan tekanan air agar seluruh wilayah dapat terlayani secara merata.

Menindaklanjuti temuan itu, Amsakar telah memerintahkan tim teknis BP Batam untuk menata ulang sistem tekanan air. Tujuannya agar aliran ke dataran tinggi tetap stabil tanpa mengganggu pasokan ke kawasan lain. Sebagai langkah cepat, pemasangan booster pump tengah dilakukan dan ditargetkan rampung pertengahan November 2025.

“Kami juga sedang mengoptimalkan fungsi Tangki Seribu (ozon) sebagai penopang utama distribusi air di kawasan Batuampar,” ujarnya.

Untuk solusi jangka panjang, Amsakar–Li Claudia menyiapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026 dan ditargetkan selesai dalam tiga bulan kalender kerja.

“Proses lelang sudah berjalan dan anggaran telah disiapkan. Upaya permanen ini diharapkan menjadi solusi bagi warga yang selama ini terdampak,” kata Amsakar.

Ia menambahkan, pembangunan IPA tersebut akan disertai peningkatan kapasitas waduk untuk menambah volume air baku, sehingga pelayanan air bersih di Batam menjadi lebih stabil dan merata.

Selain itu, Pemko Batam juga menyiapkan pembangunan pipa baru dari waduk menuju Tangki 1000 (ozon) dan Tangki Bukit Senyum, dua titik utama distribusi air di kawasan Batuampar dan sekitarnya. Kedua tangki berkapasitas 2 x 6.000 meter kubik ini dirancang mampu melayani hingga 600 ribu jiwa.

“Namun, saat ini belum berfungsi optimal karena sebagian pasokan masih dialihkan ke wilayah lain. Setelah pipa tambahan dan sistem pompa selesai, tangki tersebut akan dioptimalkan agar kebutuhan air di Batu Merah dan Tanjung Sengkuang terpenuhi secara menyeluruh,” tegasnya. (DKB/ANG)

Pos terkait