Imigrasi Dabo Singkep Perkuat Pengawasan WNA Lewat Rapat TIM PORA 2025

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep saat melakukan Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di Kabupaten Lingga Tahun 2025 sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Lingga.
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep saat melakukan Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di Kabupaten Lingga Tahun 2025 sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Lingga.

PIJARKEPRI.COM – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) Kabupaten Lingga Tahun 2025 sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Lingga.

Rapat yang berlangsung di One Hotel Dabo Singkep, Selasa (8/7/2025), melibatkan lintas instansi, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga lembaga yang bersentuhan langsung dengan pengawasan orang asing.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Patri La Zaiba, melalui Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldak), Indra Dwi Harpsono, menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya kolektif menjaga stabilitas dan keamanan wilayah perbatasan.

“Alhamdulillah, sudah terlaksana rapat TIM PORA tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep,” ujar Indra usai rapat.

Ia menilai forum tersebut berjalan cukup konstruktif dengan banyaknya masukan dari instansi yang hadir. Hal ini, menurutnya, akan menjadi bekal penting dalam merumuskan strategi pengawasan yang lebih efektif ke depan.

“Dalam jalannya rapat, cukup banyak yang memberikan masukan dari instansi terkait yang tergabung dalam TIM PORA. Semoga ke depannya menjadi sinergi, sarana komunikasi kita untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan kemajuan investasi di Kabupaten Lingga,” tambahnya.

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep saat melakukan Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di Kabupaten Lingga Tahun 2025 sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Lingga.
Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep saat melakukan Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di Kabupaten Lingga Tahun 2025 sebagai langkah strategis memperkuat pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing (WNA) di wilayah Kabupaten Lingga, Selasa (8/7/2025)

Indra juga menegaskan pentingnya keterlibatan aktif dari pihak penginapan, terutama dalam melaporkan keberadaan tamu WNA. Pelaporan ini dianggap krusial dalam mencegah potensi pelanggaran keimigrasian.

“Jadi untuk pemilik penginapan wajib memberikan laporan ke kantor imigrasi sekalipun ada warga negara asing yang melakukan penginapan. Kalau tidak melapor, bisa saja penanggung jawab atau sponsornya akan kami mintai keterangan,” jelasnya.

Berdasarkan data Imigrasi Dabo Singkep, mayoritas WNA di Kabupaten Lingga datang untuk berinvestasi atau berwisata. Hal ini menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan seluruh aktivitas mereka berjalan sesuai aturan.

“Keberadaan orang asing di Lingga ini, kebanyakan untuk saat ini saya lihat banyak yang berinvestasi dan berwisata,” ucap Indra.

Lebih jauh, rapat TIM PORA 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang koordinasi tahunan, tetapi forum yang aktif dan berkelanjutan dalam membangun komunikasi serta kolaborasi antarlembaga.

“Output dari TIM PORA ini agar kita bisa saling bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lingga, penegak hukum, silaturahmi, dan saling memberikan informasi,” tegasnya.

Menurut Indra, TIM PORA harus menjadi ruang dialog dan kolaborasi yang hidup, bukan sekadar pertemuan seremonial.

“Jadi ya nggak hanya rapat sekadar formalitas, tapi berkesinambungan, dan untuk mempererat hubungan dengan semua instansi. Jadi kita bisa berbagai macam instansi bisa memberikan masukan ke imigrasi, begitu pun sebaliknya,” tutupnya.

Kantor Imigrasi Dabo Singkep bersama seluruh unsur yang tergabung dalam TIM PORA menyatakan komitmennya untuk terus menjaga Lingga sebagai wilayah yang aman, kondusif, dan mendukung investasi legal serta pariwisata yang tertib hukum.

Pewarta : Alifatoni

Pos terkait