Komisi I DPRD Tanjungpinang Dukung Penuh Polisi Ungkap Kasus Perampokan Pelantar II

Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Asman. (Foto: doc_pijarkepri.com)
Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Asman. (Foto: doc_pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Komisi I DPRD Tanjungpinang mendukung penuh pihak kepolisian untuk menyelesaikan segala tindak kriminalitas di kota itu.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Tanjungpinang, Asman, Selasa (25/10) mengatakan, maraknya tindak kriminalitas yang terjadi belakangan ini, di Tanjungpinang, Kepri perlu disikapi dan dukungan semua pihak.

Bacaan Lainnya

Salah satu sikap yang harus diambil dalam melawan tindak kejahatan yakni, bersama-sama mendukung aparat penegak hukum dalam menjalankan fungsi Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas)

Ia mengatakan, peristiwa perampokan di Toko Suhardi, Pelantar II, Pasar Kota Lama, Tanjungpinang dengan korban seorang wanita lansia perlu mendapatkan dukungan penuh semua pihak, termasuk pihak kepolisian.

“Untuk itu, kami Komisi I DPRD Tanjungpinang mendukung sepenuhnya pihak kepolisian untuk menangkap pelaku perampokan di toko suhardi Plantar II tersebut,” ungkapnya.

Asman mengatakan, sebagai komisi yang membidangi persoalan hukum masyarakat, di DPRD Tanjungpinang, siap memfasilitasi bersama-sama warga untuk menjaga kondusifitas kota gurindam dari tindak kriminalitas.

“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kelurahan, kecamatan dan perangkat warga di lokasi rawan kejahatan, untuk mengaktifkan kembali kantibmas,” ungkapnya.

Asman Alex yang juga merupakan kader PDI Perjuangan itu juga akan berkoordinasi lintas pengurus partai hingga ke tingkat ranting, untuk membantu terselenggaranya Kamtibmas di masyarakat.

“Secara partai, kami akan berkoordinasi dengan pengurus di setiap tingkatan untuk bersama-sama membantu aparat penegak hukum mewujudkan terjaganya keamanan dan ketertiban di masyarakat,” imbuhnya.

Polisi Buru Perampok Toko Sembako Pelantar II

Polresta Tanjungpinang tengah menyelidiki kasus perampokan di toko sembako suhardi, Plantar II, Pasar Kota Lama, Tanjungpinang yang terekam kamera CCTV dan viral di media sosial belum lama ini.

Polisi tengah memburu dua pelaku perampokan.

“Sedang dalam proses penyelidikan dari Polresta Tanjungpinang ‘back up’ Polsek Tanjungpinang Kota berusaha kejar pelaku,” kata Ps Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Ronny Burungudju.

Perampokan toko sembako suhardi, di Tanjungpinang terjadi Senin (24/10) dinihari. Dari keterangan korban yang diterima Polsek Kota Tanjungpinang, pelaku melakukan aksinya dengan cara berpura-pura sebagai pembeli.

Kedua pelaku yang terekam CCTV kemudian mengambil perhiasan berupa kalung emas, gelang dan cincin korban.

“Emasnya senilai Rp 20 juta, dan pelaku juga membawa kabur uang tunai Rp 10 juta yang diambil dari laci toko,” kata
Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP M. Arsha.

Pewarta : Aji Anugraha

 

Pos terkait