Lingga  

Menjaga Tradisi Leluhur Desa Kuala Raya Gelar Lomba Sampan Layar

Perlombaan sampan layar di Desa Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri, Minggu (13/9/2020). (Foto: aci/pijarkepri.com)
Perlombaan sampan layar di Desa Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri, Minggu (13/9/2020). (Foto: aci/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Pemerintah Desa Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepri menggelar perlombaan sampan layar, Minggu (13/9/2020). Selain menyalurkan hobi mereka, masyarakat menilai perlombaan sampan layar untuk menjaga tradisi para leluhur mereka, dengan berlayar.

Perlombaan sampan layar tersebut diinisiasi Pemerintah Desa Kuala Raya bersama masyarakat setempat. Mereka yang mengikuti perlombaan tidak hanya pemain sampan layar yang sudah pengalaman, tapi juga para pemula, yakni pemuda di daerah itu.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga, Kabupaten Lingga, Abdul Gani Atan Leman mengatakan, perlombaan sampan layar tersebut akan dijadikan masyarakat setempat sebagai iven rutin di Desa Kuala Raya, Lingga.

Mereka merencanakan perlombaan sampan layar tersebut akan digelar setiap dua bulan sekali. Namun, perlombaan dapat dilaksanakan melihat terlebih dahulu kondisi cuaca, seperti angin laut, di daerah itu.

“Ini sebuah kegiatan masyarakat untuk melepaskan hobi mereka bersama-sama,” ujarnya.

Gani mengatakan, tidak hanya digelar untuk mereka yang sudah pengalaman saja, perlombaan sampan layar juga diselenggarakan untuk kategori pemuda sebagai pemula. Hal itu dinilai agar tradisi sampan layar terus dipertahankan serta tetap terjaga dan tetap diminati.

“Mengingat kegiatan serupa baru saja digelar dan di pertandingkan, namun kegiatan yang digelar kali ini juga di pertandingkan untuk merebut juara 1, 2 dan 3, yang bagusnya para pemain sudah banyak dari kalangan pemuda, guna menjaga tradisi sampan layar tetap berkelanjutan dan diminati,” kata Gani.

Perlombaan sampan layar tersebut, didukung masyarakat Desa Kuala Raya dengan sangat antusias. Kepala Desa Kuala Raya memanfaatkan hari libur tersebut untuk perlombaan sampan layar.

“Ini adalah kegiatan yang dibuat Pemerintah Desa bersama masyarakat, untuk bersama-sama menjaga budaya atau tradisi orang tua-tua dulu (leluhur), bagaimana orang tua kita dulu belayar tanpa menggunakan mesin untuk pergi ke daerah- daerah lainnya,” tutupnya.

Untuk diketahui lomba sampan layar yang digelar pada Minggu, 13 September 2020, lalu, selain dihadiri Ketua KONI Kabupaten Lingga, juga dihadiri Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan masyarakat Desa Kuala Raya.

Untuk lomba kali ini memang hanya diikuti 8 buah sampan layar yang merebut juara 1, 2 dan 3, pada pelaksaan di kedepannya lomba sampan layar tersebut tentu akan dikuti peserta yang lebih ramai lagi. (Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *