Polisi Ringkus Pencuri Barang dalam Jok Motor

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Satreskrim Polres Tanjungpinang meringkus dua pelaku pencuri handphone dalam jok motor di kota itu beserta barang bukti dan penadah.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal didampingi Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali saat konfrensi pers pengungkapan kasus pencurian itu, di Tanjungpinang, Senin (28/10), membeberkan motif kejahatan pelaku.

Kedua pelaku berinisial ESD dan BRM berhasil diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Tanjungpinang, 24 Oktober 2019.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, mengatakan penangkapan kedua pelaku berdasarkan hasil pengembangan dari ditemukannya barang bukti tiga unit hanphone yang dicuri kedua pelaku di dalam jok motor Arisna Dewi.

/ pelaku membongka jok Arisna Dewi yang tengah parkir di Jembatan Dompak depan Mall Ramayana saat berkatifitas olahraga, Minggu, 22 September 2019, pagi.

“Korban meletakkan barang berharga miliknya di dalam jok sepeda motornya untuk kemudian melaksanakan olah raga lari,” ungkap Kapolres.

Sekembalinya Arisna Dewi berolahraga dan membuka jok motor milikinya, untuk mengambil barangnya namun barang tersebut sudah tidak ada.

Barang berharga milik korban yang hilang dari dalam jok motornya ; 1 unit HP merk I Phone 5S warna silver, 1 unit HP merk Oppo A83 warna putih, 1 unit HP merk Redmi Note 7 warna hitam dan Uang tunai Rp. 780.000,-.

Arisna Dewi kemudian melaporkan peristiwa kehilangan itu ke kantor kepolisian setempat.

Merespon hal tersebut, jajaran Sat Reskrim Polres Tanjungpinang langsung bergerak melakukan pencarian dan pengungkapan.

“Dimulai dengan melacak keberadaan HP milik korban, kemudian pada tanggal 15 Oktober 2019 diketahui bahwa HP tersebut telah dijual kepada seorang laki-laki berinisial AF Als IJ,” ujar Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Alie.

Selanjutnya pada tanggal 23 Oktober 2019 diamankan kembali seorang perempuan berinisial ASH Als ME dan seorang laki-laki berinisial DE yang juga merupakan penadah HP curian tersebut.

Berdasarkan hal tersebut, kemudian dilakukan pengembangan dan pada tanggal 24 Oktober 2019 berhasil mengamankan 2 orang laki-laki berinisial ESD dan BRM yang merupakan pelaku pencurian di dalam jok sepeda motor milik korban Sdri. Arisna Dewi.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal, SH, SIK, M.Si menyampaikan bahwa atas perbuatannya, ESD dan BRM terbukti melanggar pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara untuk AF, ASH, dan DE yang merupakan penadah barang curian tersebut dikenakan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Kapolres Tanjungpinang menghimbau kepada masyarakat Kota Tanjungpinang agar senantiasa menjaga diri dan barang berharga dengan baik.

“Hindari meletakkan barang berharga di dalam, di bawah jok sepeda motor karena tidak sulit bagi seseorang untuk mengambil, mencurinya, dan selalu waspada terhadap segala sesuatu di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, kejahatan terjadi karena adanya niat dari pelaku kejahatan dan kesempatan yang terbuka untuk melakukan kejahatan tersebut.

“Jangan sampai niat pelaku kejahatan semakin dipermudah dengan kesempatan yang tanpa sengaja kita berikan kepada para pelaku kejahatan seperti kelalaian dan kekurangwaspadaan dalam menjaga dan mengamankan diri serta barang berharga milik kita,” ujarnya. (ANG)

Editor : Ali Atasn Sulaiman

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top