Pergi Mencari Kepiting Patema Ditemukan Tak Bernyawa

Patema (49), seorang pencari kepiting ditemukan tak bernyawa di pinggir sungai kangka, Desa Tinjul, Lingga. Polisi masih menyelidiki kematian Patema. (Foto: aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Patema (49), warga Dusun Kebun Nyiur, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Lingga, Kepulauan Riau ditemukan warga dan pihak kepolisian tak bernayawa dipinggir Sungai Kangka, Desa Tinjul, Kamis, (19/9) malam.

Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugroho, membenarkan pristiwa itu. Berdasarkan laporan masyarakat ke Polsek Singkep Barat, seorang pencari kepiting sejak pagi belum kembali ke rumah.

“Dari laporan tersebut Kapolsek beserta anggota langsung bergerak menuju Desa Tinjul,” kata Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (19/9/2019) malam.

Berdasarkan pihak keluarga, jelas Kapolres, Patema yang sehari-harinya bekerja sebagai mencari kepiting, menderita sakit asma, hal inilah yang diduga menyebabkan pria tersebut ditemukan sudah meninggal dunia.

“Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, saat ini jenazah Patema akan dibawa ke RSUD Dabo Singkep guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Kapolres.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Patema pagi itu berangkat dari rumahnya pukul 08.00 Wib untuk mencari kepiting di Sungai Kangka menggunakan sampan.

Namun hingga pukul 18.30 Wib setelah selesai sholat maghrib korban belum juga pulang kerumah.

Keluarga yang panik akhirnya mencari keberadaan korban dibantu masyarakat dan anggota Polsek Singkep Barat yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Singkep Barat, Iptu Idris.

Dalam pencarian tersebut, Patema ditemukan sudah tidak bernyawa lagi pinggir Sungai.

Berdasarkan informasi di lapangan, tidak ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan pada tubuh korban.

Polisi menduga, Patema meninggal karena menderita penyakit asma. Hingga berita ini dirilis jajaran Polsek Singkep Barat masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. (ACI)

 

Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top