
TANJUNGPINANG – Pimpinan Sidang Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 Pemuda Pancasila Tanjungpiang menetapkan Hengki Heriawan sebagai ketua terpilih MPC Pemuda Pancasila Tanjungpinang, periode 2019-2023.
Keputusan itu dibacakan Sunarto Poniman saat Muscab Pemuda Pancasila Tanjungpinang ke-5 yang dilaksanakan, di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang, Kamis (20/6).
“Hengki Heriawan terpilih diusulkan empat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Tanjungpinang, tidak ada nama lain yang diusulkan, artinya terpilih secara aklamasi,” kata Sunarto Poniman, yang juga menjabat sebagai Sekwil MPW Pemuda Pancasila Kepri.
Baca Juga : Pemuda Pancasila Tanjungpinang Gelar Muscab Ke-5
Ketua MPW Pemuda Pancasila Kepri, Banjir Simarmata mengucapkan apresiasi atas terlaksananya Muscab PP Tanjungpinang ke-5 itu. Dia mengarahkan agar pengrus MPC Pemuda Pancasila periode 2019-2023 untuk segera melakukan konsolidasi baik ditingkat internal mau pun eksternal.
Ia mengarahkan, sebagai Ibukota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang menjadi barometer, untuk itu pengurus Pemuda Pancasila di Tanjungpinang agar benar-benar dalam menjalankan tugas melalui konsolidasi-komsolidasi.
“Menjalankan oraganisasi ini harus dipahami dulu, di PP ini hanya ada 3 program, pertama konsolidasi, membentuk strkutur pengurus, dari pimpinan anak cabang ke ranting, konsolidasi registrasi dan konsolidasi personil,” ungkapnya.
Sementara Ketua MPC Pemuda Pancasila terpilih periode 2019-2023, Hengki Heriawan mengatakan, selaku ketua terpilih, dia akan tetap menjalankan program-program pengurus PP Tanjungpinang yang sebelumnya.
Ia mengatakan, program-program tersebut diantaranya program sosial, religi yang juga sudah berjalan, serta menjalin koordianasi dan komunikasi dengan Ormas-ormas di Tanjungpinang, untuk sinergitas organisasi.
“Saya siap memegang tongkat komando ini untuk menjalankan organisasi, dan supaya juga kita dapat bersinergi dengan ormas-oramas yang ada di Tanjungpinang ini. Maka untuk itu mari kita kibarkan semangat Pemuda Pancasila di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya. (Aji)
Editor : Ali Atan Sulaiman







