Polisi Masih Buru Satu Perampok Rumah Bendahara Melayu Raya

Satu dari empat pelaku perampokan kediaman Bendahara Melayu Raya saat diamankan Satreskrim Polres Tanjungpinang. (foto : ang)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Satreskrim Polres Tanjungpinang masih memburu satu dari empat kawanan pencurian (perampok,red) kediaman Bendahara Melayu Raya, Yak Bun pada Kamis (23/5/2019).

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie, di Tanjungpinang, Sabtu (25/5/2019) mangatakan, satu dari tiga kawanan pencuri melarikan diri saat operasi penangkapan di Hotel Karas, Jalan Usman Harun, malam.

“Satu pelaku masih pengejaran, masih pengembangan,” ungkapnya.

Satu dari tiga kawanan pencuri tersebut diketahui bernama Rudi. Rudi, berhasil kabur dari sergapan polisi dengan cara melompat dari lantai 2 kamar Hotel Karas, tempat mereka menginap.

Polisi berhasil membekuk ketiga kawanan pencuri tersebut bernama Nopriadi (33), Abdu Wafir alias Bili (23) dan Bahri (44).

Berdasarkan indentitas keempat kawanan pelaku pencurian tersebut diketahui bukan warga Tanjungpinang, melainkan pendatang berasal dari Palembang, Sumetera Selatan (Sumsel).

Baca Juga : Polisi Bekuk Perampok Rumah Bendahara Melayu Raya di Hotel Karas

Berdasarkan indentitas para pelaku tersebut diketahui pelaku Nopriadi (33) merupakan warga Jalan Komplek Permata Selatan, Keluarahan Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Organ Ilir, Palembang, Sumsel.

Kemudian, Abdu Wafir alias Bili (23), warga Jalan Bambang Utoyo, Keluarahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang, Sumsel.

Selanjutnya Bahri (41), warga Dusun I Keluarahan Permatan Baru, Kecamatan Indralaya Utara Organ Ilir, Palembang, Sumsel.

Informasi di lapangan, pada saat penangkapan, salah seorang pelaku berusaha melawan dan berusaha melarikan diri. Keempat pelaku tersebut menginap di Hotel Karas, dengan mengambil dua kamar, yakni 202 dan 206.

Bahkan salah seorang pelaku, saat ditangkap kedapatan tengah bersama dua wanita pemijat di dalam kamar hotel tersebut. Kedua wanita itu juga terpaksa diamankan polisi
sebagai saksi.

Penangkapan kawanan pencuri tersebut berkaitan setelah polisi mendapatkan informasi adanya tindak pidana pencurian di Perumahan Ceruk Permata Kilometer 8 atas Tanjungpinang, selanjutnya dilakukan penyelidikan.

“Pelaku mencuri barang-barang dengan total kerugian Rp20 jut,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Alie.

Berselang kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, tim Resmob Polres Tanjungpinang kembali mendapat informasi tindak pidana pencurian di perumahan Jalan Rawasari, Kilometer 5 bawah, milik Yak Bun, salah seorang pengusaha bengkel cukup terkenal  diTanjungpinang, sekaligus menjabat sebagai Bendahara Melayu Raya Tanjungpinang.

“Pelaku mengambil benda-benda dengan total kerugian sekitar Rp30 juta,” kata AKP Efendri Alie.

Hingga saat ini Buser Satreskrim Polres Tanjungpinang masih memburu satu dari empat pelaku kawanan pencuri di Tanjungpinang. (ang)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *