Terkendala Lahan Fasilitas Olahraga Tanjungpinang Belum Tersedia

Atlet Tarung Derajat Kota Tanjungpinang saat berlaga di Kejurda II Tarung Derajat Kepri 2018. (f-Ang)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Meskipun menjadi tuan rumah dalam perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke IV Kepri 2018, Tanjungpinang belum memiliki Fasilitas Olahraga yang memumphuni.

“Fasum olahraga di Tanjungpinang sangat terbatas, belum tersedia,” kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Tanjungpinang, Djasman, di Tanjungpinang, belum lama ini.

Ia mengungkapkan, persoalan tidak tersedianya fasilitas olahraga di Ibukota Provinsi Kepri tersebut dikarenakan permasalahan lahan.

Padahal sebelumnya, Kemenpora sudah berani mengucurkan anggaran Rp15 miliar untuk pembangunan sarana dan prasarana olahraga di kota itu.

“Kemarin di kementerian sudah diajukan pembangunannya, tapi masih terkendala soal lahan, banyak lahan belum bersertifikat. Ada yang bersertifikat, tapi tidak bisa dibangun, jadi uangnya dikembalikan,” katanya.

Menurutnya, fasilitasi olahraga sangat dibutuhkan masyarakat kota Tanjungpinang. Selain dapat digunakan berbagai cabang olahraga, fasilitas olahraga seperti gedung olahraga juga dapat digunakan untuk pemuda dalam berbagai kegunaan.

“Saya pikir Gor Olahraga sangat penting, ya selain untuk berolahraga, juga sebagi ruang beraktifitas dan berkereatifitas pemuda dan pelajar,” ujarnya.

Kendati belum memiliki lahan, Dispora Tanjugpinang berupaya terus untuk mewujudkan ketersedian fasilitas olahraga di Kota Tanjungpinang,l melalui pemerintah pusat, mau pun bersumber dari pendanan Pemerintah Daerah.

Djasman mengatakan, melihat Pemda Bogor yang memiliki fasilitas olahraga yang sangat lengkap di dalam sebuah gedung (Gor Olahraga), dia berkeinginan agar Tanjungpinang juga dapat membangun gedung yang serupa melalui APBD.

“Akan tetapi, kita harus lihat kondisi PAD Kota Tanjungpinang berapa, sekarang ini lagi susah untuk membangun. Tapi kita akan terus berupaya pelan-pelan kita terus usulkan agar dapat dibangun,” sebutnya.

Terpisah, salah satu pegiat olahraga seni beladiri Taekwondo Cabang Kota Tanjungpinang mengutarakan, masih terbatasnya sarana dan prasarana olahraga di kota tersebut, terkhusus untuk sarana berlatih para atlet.

“Kami masih menumpang disejumlah gedung. Kalau ditanya membutuhkan fasiltas olahraga, kami sangat sepakat untuk dibangun di kota ini. Perlu ada perhatian pemerintah untuk sarana dan prasarana olahraga di kota ini,” kata Pelatih Taekwondo Cabang Tanjungpinang, Nikolas Panama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pijarkepri.com Pemerintah Provinsi Kepri tengah membangun fasilitas Olahraga di Pulau Dompak, Tanjungpinang, di lahan bersertifikat. Akan tetapi, untuk usulan pembangunan gedung fasilitas olahraga Pemerintah Kota Tanjungpinang di tolak.

(ANG)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top