Lingga  

DPRD Lingga Gesa Kemajuan Rumah Industri Kreatif

Komisi II DPRD Lingga saat meninjau rumah produksi dan beberapa kerajinan yang telah dibuat. (f-aci)
Komisi II DPRD Lingga saat meninjau rumah produksi dan beberapa kerajinan yang telah dibuat. (f-aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lingga menggesa percepatan kemajuan penataan Industri Kreatif masyarakat setempat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Lingga, Abdul Ghani Atan Leman, di Lingga, Rabu (5/9) mengungkapkan, masih terdapat kendala dalam percepatan kemajuan industri kreatif masyarakat. Salah satu industri itu yakni, Rumah Produksi Industri Kreatif Kelapa.

Ia menilai masih minimnya ruangan untuk aktifitas rumah produksi tersebut yang masih dianggap belum begitu layak. Komisi II DPRD Lingga mengusulkan untuk dianggarkan pada tahun mendatang.

“Pemerintah memang harus menyediakan ruangan yang lebih sesuai serta peralatan yang mencukupi. Selain itu, kita harap dari APBD murni nanti bisa terbangun untuk ruangan produksi yang lebih layak bagi mereka yang beraktifitas disini,” ungkapnya.

Kemudian, selain menggesa bantuan di sektor infrastruktur, Gani mengungkapkan, pemerintah setempat perlu memperhatikan kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di Rumah Produksi Industri Kreatif tersebut.

“Selain itu, mereka ini sebaiknya dibina lagi, karena berbagai kerajinan yang dibuat dari limbah kelapa sudah terlihat bagus, meski skill mereka masih minim,” kata Gani saat berkunjung ke rumah produksi industri kreatif, bersama Anggota DPRD Lingga, Norden, Salmizi dan Ahmad Nasirudin.

Sementara itu, Kepala Rumah Produksi Industri Kreatif, M. Valentinus Nurul Iman menerangkan, dirumah produksi itu terdapat 8 orang SDM, yang terdiri dari Pegawai, PTT dan THL. Mereka sudah dua bulan lebih beraktifitas dirumah produksi tersebut.

Rumah Produksi Industri Kreatif yang dipimpinnya bersama kawan-kawan sudah memproduksi sekitar 6 design benda jadi dari bahan limbah kelapa yang terbuat dari, tempurung dan batang kelapa.

Kendati masih banyak keterbatasan dalam peralatan produksi. Tak ayal, katanya, kedepan rumah produksi akan membuat kerajinan dari bahan lainnya, seperti dari limbah kayu.

“Untuk kendala saat ini adalah peralatan yang masih kurang seperti mesin bubut, semoga kedepan Pemerintah dapat memperhatikannya, untuk bahan tidak masalah,” terangnya.

Diketahui, saat ini rumah produksi industri kreatif lingga masih berada dibawah naungan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian Kabupaten Lingga.

Rumah industri kreatif tersebut menjadi satu-satunya di Kepri. Kedepannya, pengelola rumah industri berkeinginan dapat menciptakan dan memproduksi berbagai kerajinan sendiri.

“Kami ingin rumah produksi ini tidak hanya membeli produk orang lain, tapi kita juga mampu untuk memproduksinya sendiri,” tutupnya.

Pewarta : Puspandito/Aci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *