Alias Wello Buka Rapat Revisi RTRW Kabupaten Lingga

Bupati Lingga Alias Wello saat membuka Rapat Revisi RTRW Kabupaten lingga 2011-2031. (F-aci)
Bupati Lingga Alias Wello saat membuka Rapat Revisi RTRW Kabupaten lingga 2011-2031. (F-aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Bupati Lingga Alias Wello membuka rapat konsultasi dan koordinasi dalam rangka mendukung kegiatan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lingga Tahun 2011-2031.

Ia megatakan rapat tersebut dilaksananakan upaya sinkronisasi pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lingga, serta mempercepat pembangunan yang ada dengan memasukkan beberapa rencana.

Alias Wello mengutarakan upaya sinkronisasi dalam rapat penyusuanan RTRW tersebut yakni, terbangunannya jalan lingkar Utara dan Selatan di Kota Daik, terbangunnya beberapa poros jalan Resun-Belungkur, jalan poros Daik-Penarik-Mentuda.

“Program pengentasan permukiman kumuh, pembangunan kota pusaka dan pembangunan agropolitan serta pencetakan sawah dan irigasi sawah di Kabupaten Lingga,” kata Bupati Lingga, Alias Wello, di Hotel Ibis Style Batam, Kamis (2/8/2018).

Dalam rapat konsultasi dan koordinasi tersebut, masing-masing satker dan OPD menyampaikan pendapat sesuai dengan tupoksi serta menyikronkan program kerja pada masing-masing unit dengan rencana tata ruang Kabupaten Lingga.

Beberapa aspirasi yang masuk dalam rapat tersebut adalah, agar revisi RTRW Kabupaten Lingga dibuat sesuai dengan Peraturan Menteri ATR terbaru yakni, Permen ATR No.01 Tahun 2018, serta melakukan sinkronisasi perubahan kawasan struktur ruang dan pola ruang

Rapat konsultasi dan koordinasi dalam rangka mendukung kegiatan Revisi RTRW Kabupaten Lingga, dihadiri satuan kerja (Satker) dan Dinas/Badan yang terkait dengan penataan ruang dan pembangunan provinsi Kepri.

Alias Wello juga mengungkapkan, saat ini Kabupaten Lingga tengah mempersiapkan diri untuk kegiatan KTT Kelapa Dunia yang akan dilaksanakan pada 2 September 2018 mendatang.

“Ini merupakan KTT Kelapa Dunia yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia, untuk itu diperlukan persiapan dan percepatan pembangunan terutama di bidang fisik,” terangnya.

(ACI)

Pos terkait