Pasca Teror Bom, Mabes Polri Himbau Masyarakat Tetap Tenang

Brimob Polda Kepri. (Foto: aji anugraha/pijarkepri.com)
Brimob Polda Kepri. (Foto: aji anugraha/pijarkepri.com)
Brimob Polda Kepri. (Foto: aji anugraha/pijarkepri.com)
Brimob Polda Kepri. (Foto: aji anugraha/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menghimbau agar masyarakat diseluruh tanah air tetap tenang dalam menghadapi rentetan teror bom yang mendera beberapa hari di Surabaya.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/5/2018) melalui surat edaran yang diterima redaksi pijarkepri.com melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga menjelaskan,

Bacaan Lainnya

Sehubungan dengan adanya serangkaian aksi terorisme, untuk itu Mabes Polri menghimbau :

1. Agar masyarakat tetap tenang, tanpa mengurangi kewaspadaan, dan tetap melakukan penjagaan lingkungan masing.

Polri akan tetap melakukan kewajibanya sebaik-baiknya dalam memberikan perlindungan, pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum.

Kapolri dalam Teleconference pagi tadi (14/05/2018) sudah memberikan perintah kepada seluruh jajaran agar anggota Polri tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta kesiapsiagaan.

2. Agar masyarakat tetap mewapadai adanya berita-berita tidak jelas, yang dikirim oleh sumber tidak jelas, dan tidak berusaha memposting kembali.

3. Agar masyarakat tidak memposting kekerasan dan kesadisan, jika sudah ada mohon untuk dihapus.

4. Menjadikan terorisme ini musuh bersama, kita bersama-sama berani melawan terorisme.

Diketahui, teror bom bunuh diri terjadi di tiga Gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018) pagi secara hampir bersamaan.

Gereja yang jadi korban adalah Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan DIponegoro, Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, dan Gereja GPPS Jalan Arjuno.

Akibat ledakan tersebut, hingga Minggu (13/5/2018) malam sekitar pukul 21.45 WIB, sebanyak 56 orang menjadi korban.

17 orang meninggal dunia dan 42 luka-luka dan saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

Teror bom kembali di Surabaya, Senin (18/5/2018) pagi. Kali ini sasarannya  Mapolrestabes Surabaya.

Terkait rentetan teror yang terjadi, Mabes Polri menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

“Izinkan saya menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat, agar tetap tenang tanpa mengurangi kewaspadaan dan tetap laksanakan aktivitas seperti biasa. Namun tetap menjaga lingkungan masing-masing,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol. Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/5).

ANG

Pos terkait