Anambas, PIJARKEPRI.COM – Setiap turun ke pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas, Bupati Aneng punya kebiasaan yang menarik perhatian warga. Ia tak menunggu disapa, tetapi justru lebih dulu menghampiri masyarakat, berbincang hingga mengajak berfoto bersama.
Kebiasaan itu terlihat saat Aneng melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah kepulauan, termasuk pada Sabtu (22/8/2026). Tak ada sekat antara pejabat dan masyarakat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, nelayan, ibu-ibu, pemuda hingga anak-anak, disapanya secara langsung.
“Bagi saya semua warga itu sama. Kalau saya datang ke pulau, saya harus menyapa dulu. Yang tua kita hormati, yang muda kita rangkul, anak-anak kita sapa,” kata Aneng.
Menurutnya, berfoto bersama masyarakat bukan sekadar untuk dokumentasi atau pencitraan, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah dan warga.
“Foto bersama itu bukan gaya-gayaan, tapi bukti kalau kami memang dekat. Pemerintah harus hadir dan dirasakan,” ujarnya.
Sikap tersebut hampir selalu terlihat dalam berbagai agenda kunjungan kerja Aneng, mulai dari penyaluran bantuan, peletakan batu pertama hingga menghadiri kegiatan masyarakat dan acara adat di wilayah terpencil.
Begitu kapal bersandar, Aneng tak langsung menuju tempat acara. Ia kerap berjalan menyusuri kerumunan, menyalami warga, berbincang dan melayani permintaan foto bersama.
Bagi sebagian warga, kebiasaan sederhana itu justru menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran kepala daerah dinilai terasa lebih dekat karena tidak dibatasi seremoni dan jarak protokoler.
“Tidak perlu acara mewah. Cukup hadir, menyapa dan mau mendengar masyarakat,” kata seorang warga.
Sejumlah foto Aneng saat berbaur dengan warga, nelayan, ibu-ibu PKK hingga anak-anak sekolah pun kerap menghiasi media sosial.
Di tengah tuntutan agar pemerintah semakin dekat dengan masyarakat, kebiasaan sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa kehadiran seorang pemimpin tidak selalu harus ditunjukkan melalui seremoni, tetapi juga lewat kemauan untuk turun langsung, menyapa dan mendengar warga.
Pewarta : Fendi







