Gubernur Kepri Bertemu 3 Menteri Bahas Investasi Kepri

Kanan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat bertemu 3 Kementerian bahas 7 program di Kepri. (Foto: Hms/kepri)

Kanan, Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat bertemu 3 Kementerian bahas 7 program di Kepri. (Foto: Hms/kepri)

PIJARKEPRI.COM, Kepri – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengunjungi tiga kementerian membahas rencana percepatan izin investasi di Kepulauan Riau.

Nurdin, di Tanjungpinang, Rabu (28/2/2018) mengatakan kunjungan ke 3 Kementerian itu merupakan intruksi dari Presiden RI Joko Widodo terkait menindaklanjuti dan mencari aturan agar tidak menghambat investasi di Kepri dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian.

Kementerian yang dikunjungi Nurdin yakni Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan Sekretaris Kabinet.

“Semua Menteri mendukung. Sesuai pertemuan dengan Presiden sebelumnya,” kata Nurdin, usai bertemu Pramono Anung, Sekretaris Kabinet, di Jakarta, Rabu (28/2) petang.

Pramono Anung adalah menteri terakhir yang ditemui Nurdin dalam road show kali ini. Pada kunjungan-kunjungan itu Nurdin ditemani Asisten Ekonomi Pembangunan, Syamsul Bahrum, Kadisperindag Burhanuddin, Karo Pembangunan Aries Fhariandi dan Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan.

Kementerian Perhubungan jadi lokasi pertama yang dikunjungi Nurdin. Ia membahas tentang beberapa perizinan yang masih belum tuntas terutama untuk KEK Galang Batang.

“Semua langsung diproses,” kata Nurdin.

Sementara untuk KEK Pulau Asam, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan langsung menurunkan tim. Tim ini akan ke Pulau Asam untuk memgecek perubahan status untuk mempercepat Pulau Asam menjadi KEK.

“Ibu Menteri tadi memerintahkan langsung diproses,” kata Nurdin.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Perikanan merupakan kementerian kedua yang dikunjungi Nurdin.

Sementara di Setkab, selain pembahasan perkembangan pertemuan dengan Presiden, juga dilakukan pembahasan tentang pembangunan pasar.

Karena dana untuk pembangunan pasar ada di Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, kata Nurdin, langsung Seskab menyurati Kementerian PU.

“Intinya agar memprioritaskan pasar di Ibu Kota Kepri, Tanjungpinang,” kata Nurdin.

Kepada jajarannya, Nurdin memerintahkan agar segera ditindaklanjuti hasil-hasil pertemuan tersebut. Bagi Nurdin, semua kerja harus cepat.

Usai pertemuan dengan tiga Menteri, Nurdin kembali lagi ke Tanjungpinang. Rabu (28/2) malam, Nurdin memimpin pertemuan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kepri.

Ada tujuh proyek strategis yang dibawa perjuangankan Nurdin. Proyek-proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

Ia mengatakan semua proyek-proyek itu sudah disetujui Presiden Jokowi. Dalam Safari Subuh di Masjid Al Uswatul Hasanah, Sukaberenang Tanjungpinang, Rabu (28/2), Nurdin menyampaikan tentang persetujuan itu kepada masyarakat yang hadir.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan masyarakat Kepri, semua berjalan lancar,” kata Nurdin.

Nurdin berpesan untuk bersama-sama menjaga Kepri tetap kondusif dan nyaman. Karena semuanya akan berpengaruh terhadap masuknya investasi.(Humas/ANG)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top