Tanjungpinang, PIJARKEPRI.COM – Pelayanan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang kembali mendapat sorotan. Seorang pengunjung mengaku kehilangan barang yang ditinggalkan di sepeda motornya saat kendaraan diparkir di area lobi rumah sakit.
Pengunjung tersebut, Nizamul Akhyar, mengatakan kehilangan terjadi ketika ia meninggalkan sepeda motornya sekitar satu jam untuk membesuk kerabat di rumah sakit, Jumat (25/9/2026).
“Barang saya hilang saat diparkir sekitar satu jam di lobi rumah sakit,” kata Nizamul.
Menurut dia, setelah mengetahui barang bawaannya hilang, ia melaporkan kejadian tersebut kepada petugas keamanan RSUD RAT. Namun, laporan itu tidak dapat ditindaklanjuti secara optimal karena area parkir di sekitar lobi disebut tidak dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.
“Saya sudah lapor ke security, tapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena katanya tidak ada CCTV. Saya juga melapor kepada petugas parkir di portal masuk, tetapi juga tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Nizamul memperkirakan nilai barang yang hilang sekitar Rp250 ribu. Meski nilainya relatif kecil, ia menilai persoalan tersebut menyangkut kualitas pelayanan fasilitas publik, terlebih pengunjung dikenakan biaya parkir.
“Memang barangnya tidak seberapa, tetapi jangan sampai penyedia parkir berbayar tidak profesional. Jangan sampai kejadian seperti ini menimpa konsumen lainnya,” katanya.
Ia berharap pengelola parkir dan manajemen RSUD RAT memperbaiki sistem pengawasan di area parkir, sehingga pengunjung memiliki rasa aman ketika meninggalkan kendaraannya di lingkungan rumah sakit.
“Jangan hanya mengambil keuntungan, tetapi tanggung jawab dan pelayanan juga harus dijalankan,” ujarnya.
Terpisah, Humas RSUD RAT Mia membenarkan bahwa pengelolaan parkir di rumah sakit tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, yakni Secure Parking.
“Kami bekerja sama dengan Secure Parking. Kami dari RSUD RAT mohon maaf sebelumnya. Untuk masalah ini akan kami sampaikan kepada atasan,” kata Mia.
Mia mengatakan pihak RSUD RAT akan berkoordinasi dengan pimpinan rumah sakit untuk menindaklanjuti keluhan pengunjung tersebut.
Persoalan keamanan parkir di RSUD RAT sebelumnya juga sempat menjadi keluhan sejumlah pengunjung. Beberapa warga mengaku kehilangan helm saat memarkirkan kendaraan di lingkungan rumah sakit. Namun, keluhan tersebut disebut banyak yang tidak dilaporkan secara resmi kepada pihak rumah sakit.
Kondisi itu menjadi catatan bagi pengelola rumah sakit dan penyedia jasa parkir untuk memastikan sistem keamanan dan pengawasan berjalan sebagaimana mestinya, terutama di fasilitas pelayanan publik yang setiap hari ramai dikunjungi masyarakat.
Pewarta : Aji Anugraha






