Bintan Dorong Dukungan Pusat untuk Pariwisata dan Investasi

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat menerima kunjungan kerja reses Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, beserta rombongan di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Rabu (22/7).
Bupati Bintan Roby Kurniawan saat menerima kunjungan kerja reses Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, beserta rombongan di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Rabu (22/7).

Bintan, PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Bintan meminta dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan akses transportasi, mengoptimalkan kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ), serta mempermudah investasi guna meningkatkan daya saing daerah.

Aspirasi tersebut disampaikan Bupati Bintan Roby Kurniawan saat menerima kunjungan kerja reses Ketua Tim Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, beserta rombongan di Ruang Rapat II Kantor Bupati Bintan, Rabu (22/7).

Bacaan Lainnya

Pertemuan yang turut dihadiri Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti itu menjadi forum dialog antara pemerintah daerah dan DPR RI untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas pengembangan sektor pariwisata, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta investasi di Bintan.

Roby mengatakan, Bintan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) terus berupaya meningkatkan daya saing melalui pembangunan infrastruktur pendukung, penguatan promosi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan destinasi wisata berkelanjutan.

Menurut dia, dukungan pemerintah pusat diperlukan agar potensi pariwisata Bintan dapat berkembang lebih optimal dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Saat ini, Bintan memiliki 55 hotel dan resor serta 219 daya tarik wisata. Jumlah tersebut terdiri atas 131 wisata alam, 54 wisata kuliner, 14 wisata religi, 10 wisata cendera mata, lima wisata budaya, tiga wisata pendidikan, dan dua wisata pertanian.

Kinerja sektor pariwisata juga menunjukkan tren positif. Pada Mei 2026, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 109.090 orang, meningkat 38,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara mencapai 339.425 orang atau naik 15,17 persen.

Sepanjang 2025, Bintan mencatat 253.366 kunjungan wisatawan mancanegara dan 744.468 kunjungan wisatawan nusantara.

Selain pariwisata, pemerintah daerah juga mendorong pengembangan ekonomi kreatif. Bintan memiliki 223 pelaku ekonomi kreatif yang bergerak di 11 subsektor.

Pembinaan dilakukan melalui sejumlah program, antara lain One Village One Destination, One Village One Event, dan One Village One Product, serta penguatan peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Dalam pertemuan tersebut, Roby berharap Komisi VII DPR RI dapat memperjuangkan dukungan kebijakan dan program pemerintah pusat untuk memperkuat promosi pariwisata, meningkatkan konektivitas transportasi darat, laut, dan udara, serta membenahi sarana dan prasarana kawasan wisata.

Optimalisasi kawasan FTZ dan kemudahan investasi juga menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menarik lebih banyak investor dan memperluas peluang usaha bagi masyarakat.

Sementara itu, Evita Nursanty mengatakan, kunjungan kerja reses tersebut bertujuan menyerap aspirasi pemerintah daerah sebagai bahan pembahasan kebijakan di tingkat pusat.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat sinergi antara Komisi VII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Bintan dalam mendorong pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, dan investasi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, berbagai potensi daerah diharapkan dapat dikembangkan secara optimal sehingga Bintan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata unggulan di tingkat nasional maupun internasional.

(ANG)

Deskripsi gambar

Pos terkait