Karimun, PIJARKEPRI.COM – Kontingen Kabupaten Karimun menargetkan hasil terbaik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 yang berlangsung di Kota Tanjungpinang, 1–8 November.
Sebanyak 357 atlet disiapkan untuk bersaing pada 29 dari 30 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Dengan dukungan 62 pelatih dan 50 ofisial, Karimun membawa total 469 orang dalam kontingen yang diharapkan mampu menciptakan kejutan sekaligus membuktikan hasil pembinaan olahraga daerah.
Wakil Ketua KONI Kabupaten Karimun sekaligus Ketua Panitia Porprov Kabupaten Karimun, Haizir, mengatakan pihaknya optimistis seluruh cabang olahraga yang diikuti memiliki peluang untuk menyumbangkan prestasi.
“Semua cabor kita unggulkan,” ujar Haizir, Jumat (23/10).
Keikutsertaan dalam 29 cabang olahraga menjadi kesempatan bagi Karimun untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan yang selama ini dilakukan.
Namun, persaingan di tingkat provinsi menuntut kesiapan fisik, mental, strategi, dan konsistensi atlet selama pertandingan.
Karena itu, hasil yang diraih tidak hanya bergantung pada besarnya jumlah kontingen, tetapi juga kemampuan setiap atlet menghadapi pesaing dari kabupaten/kota lain.
Menjelang pelaksanaan Porprov, persiapan keberangkatan kontingen menuju Tanjungpinang mulai dimatangkan. Haizir menjelaskan, sebagian atlet dijadwalkan berangkat pada 29 Oktober, terutama mereka yang bertanding di cabang atletik dan renang.
Sementara itu, rombongan atlet dan ofisial lainnya direncanakan menyusul pada 31 Oktober.
“Direncanakan akan disambut para petinggi tuan rumah Porprov di Tanjungpinang,” katanya.
Porprov VI Kepri 2026 tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga tolok ukur perkembangan pembinaan olahraga di setiap daerah.
Penampilan para atlet dapat menjadi bahan evaluasi bagi pelatih, pengurus cabang olahraga, dan KONI untuk menyusun program pembinaan selanjutnya.
Ajang ini juga menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi atlet potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi kompetisi lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON), hingga PON 2028.
Bagi Karimun, kesempatan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa pembinaan yang terarah dapat melahirkan atlet berprestasi dan kompetitif.
Dengan kekuatan 357 atlet di 29 cabang olahraga, kontingen Karimun kini bersiap menguji kemampuan di arena Porprov. Target menciptakan kejutan menjadi tantangan yang harus dijawab melalui penampilan terbaik di setiap pertandingan.
Lebih dari sekadar posisi di klasemen akhir, keberhasilan Karimun diharapkan turut melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama daerah dan Provinsi Kepri bersaing di tingkat nasional.
Pewarta : Aji Anugraha







