Bintan Susun Dua RDTR Baru, Sekda Ronny: Bukan Sekadar Peta, Ini Kepastian Investasi

Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026).
Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026).

Bintan, PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai menyusun dua Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) baru untuk kawasan Tanjung Uban dan Tembeling.

Penyusunan ini diawali lewat Focus Group Discussion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026).

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menegaskan bahwa dokumen tata ruang berskala 1:5.000 ini bukan formalitas pemetaan belaka, melainkan pijakan utama untuk memberi kepastian hukum dan iklim investasi yang sehat.

“RDTR bukan sekadar dokumen peta. Ini instrumen yang mengatur tata ruang rinci hingga tingkat blok kawasan, lengkap dengan peraturan zonasinya,” ujar Ronny saat membuka acara.

Menurut Ronny, penentuan batas wilayah (delineasi) perencanaan tidak boleh sebatas mengikuti garis administratif. Karakteristik kawasan, jaringan infrastruktur, kawasan lindung, hingga potensi ekonomi lokal harus dihitung secara cermat.

Langkah ini mendesak dilakukan mengingat pesatnya dinamika pembangunan di Bintan. Tanjung Uban terus berkembang sebagai pusat perkotaan dan bisnis, sedangkan Tembeling menyimpan potensi pengembangan kawasan yang tak kalah strategis.

Di sisi lain, forum Konsultasi Publik KLHS digelar paralel guna memastikan ekspansi ekonomi tidak mengorbankan daya dukung lingkungan. Masukan dari instansi vertikal, pelaku usaha, dan masyarakat diserap untuk memetakan isu keberlanjutan wilayah.

Hingga saat ini, Bintan telah mengantongi lima RDTR yang terintegrasi ke dalam sistem Online Single Submission (OSS) lewat Peraturan Bupati. Kehadiran dua RDTR baru ini diharapkan semakin mempercepat perizinan usaha sekaligus memicu pemerataan investasi di Bintan. (Tigor)

Pos terkait