PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar shalat istisqa bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Sabtu (28/3)
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi kekeringan yang melanda wilayah tersebut selama kurang lebih satu bulan terakhir.
Shalat istisqa dilaksanakan di halaman Balai Adat Melayu Pulau Penyengat dan bertepatan dengan 8 Syawal 1447 Hijriah.
Ratusan jamaah tampak hadir dan mengikuti ibadah dengan khusyuk, memanjatkan doa agar segera diturunkan hujan.
Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan shalat tersebut adalah Ustadz Muhammad Salim, sementara khutbah disampaikan oleh Ustadz Rustam Efendi.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, turut hadir dan mengikuti langsung rangkaian ibadah bersama masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah strategis untuk mengatasi dampak kekeringan.
Namun demikian, Ansar menegaskan bahwa ikhtiar lahiriah tersebut perlu dilengkapi dengan pendekatan spiritual melalui shalat istisqa sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT.
Menurutnya, momentum ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun atas segala dosa.
“Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat dikabulkan, sehingga hujan segera turun dan mengakhiri kondisi kekeringan yang terjadi,” ujar Ansar.
Pewarta : Aji Anugraha







