Polisi Tangkap Karyawan Warung Mie Ayam Diduga Mencuri di Tempat Majikan

E (30), karyawan warung mie ayam saat diamankan Polsek Lubuk Baja atas kasus dugaan pencurian di rumah majikan, Sabtu (29/1). (Foto:MIS/pijarkepri.com)
E (30), karyawan warung mie ayam saat diamankan Polsek Lubuk Baja atas kasus dugaan pencurian di rumah majikan, Sabtu (29/1). (Foto:MIS/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Satuan Reserse Kriminal Polsek Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau, menangkap seorang pria berinisial E (30), karyawan warung mie ayam.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono, Minggu (30/1) mengungkapkan, E diringkus petugas dikarenakan terlibat kasus dugaan pencurian, yang tak lain rumah majikannya.

E diduga melakukan pencurian uang senilai Rp3.2 juta, 1 unit telepon genggam merek Samsung A20S warna hitam, 4 buah tabungan gas 12 kilogram dan 1 unit sepeda motor merek Honda Beat.

Pelaku E diamankan Sabtu, 29 Januari 2022, di Simpang Dam, Muka Kuning, Sei Beduk, Batam.

“Tim langsung menuju ke tempat itu dan sesampainya di sana tim kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku bersama barang bukti,” kata Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono.

Berdasarkan laporan korban di Polsek Lubuk Baja, dugaan pencurian terjadi pada Senin (24/1/2022). Saat itu korban baru selesai berjualan mie ayam, lalu tidur sekira pukul 23.30 WIB.

Baca Juga : Jokowi Dorong Investasi Ekonomi Digital Indonesia yang Berkembang Pesat

Namun, terduga pelaku yang merupakan karyawannya ini belum tidur dan masih teleponan malam kejadian itu,” kata

Pagi Selasa (25/1), sekira pukul 06.30 WIB, korban yang saat itu baru bangun tidur melihat laci meja kasir dalam posisi terbuka.

Uang sebesar Rp3.2 juta, satu unit telepon genggam merek Samsung A20S warna hitam, 4 buah tabungan gas 12 kg dan satu unit sepeda motor merek Honda Beat raib bersama pelaku.

“Setelah kejadian itu, korban datang dan membuat laporan ke kita,” kata Budi melalui sambungan telepon.

Lalu pada Sabtu (29/1), sekira pukul 3.00 WIB, Tim Reskrim Polsek Lubuk Baja, mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di Simpang Dam, dan petugas mengamankan terduga pelaku.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor merek Honda Beat warna Hitam Putih, satu unit telepon genggam merek Samsung A20S warna hitam, satu buah kunci warna hitam bertuliskan Honda,dan satu lembar STNK asli.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama lamanya 7 tahun penjara,” ungkap Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *