Lingga  

AWe Perjuangkan RTLH dan Rusun PNS Dipenghujung Kepemimpinan

Bupati Lingga saat menemui Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III, di Grand Zuri Hotel Pekanbaru. (Foto Humas Pemkab Lingga).
Bupati Lingga saat menemui Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III, di Grand Zuri Hotel Pekanbaru. (Foto Humas Pemkab Lingga).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Bupati Lingga Alias Wello terus melakukan upaya dengan penuh semangat memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lingga, dipenghujung kepemimpinannya.

Salah satu sektor perjuangan pria yang akrab disapa AWe ini yakni, melakukan pengajuan Rumah susun (Rusun) bagi pegawai negeri dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk masyarakat Kabupaten Lingga.

Bupati Lingga, Alias Wello menyampaikan, kunjungannya menemui Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III, Zubaidi yang berlangsung di Grand Zuri Hotel Pekanbaru, dalam rangka melakukan pengajuan dan memperjuangkan RTLH untuk masyarakat dan Rusun bagi pegawai negeri sipil dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Lingga.

“Kunjungan ini bertujuan untuk pengajuan atau memperjuangkan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) untuk masyarakat Lingga dan Rumah Susun (Rusun) untuk PNS Pemkab Lingga, dalam hal ini saya bersama rombongan dari Lingga langsung menemui pak Zubaidi selaku Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan Wilayah Sumatera III,” kata Bupati Lingga usai pertemuan yang berlangsung di Grand Zuri Hotel, melalui rilua yang diterima media, Kamis (17/9/2020).

AWe menjelaskan, untuk RTLH sebanyak 1.053 unit rumah, sementara untuk Rusun bagi PNS dilingkungan Pemkab Lingga, sebanyak 52 unit yang pengajuannya peruntukan di tahun 2021.

“Nantinya untuk RTLH akan difokuskan untuk masyarakat yang berada wilayah pesisir Kabupaten Lingga, dan untuk Rusun akan di bangun di Daik Lingga,” terangnya.

Dimasa kepemimpinan Awe-Nizar, di Kabupaten Lingga ada 1.927 unit rumah yang telah terbangun melalui program RTLH. Sedangkan untuk Rusun bagi pegawai negeri sipil Pemkab Lingga, diajukan mengingat terdapat sebagian PNS yang berkantor di Daik Lingga, bertempat tinggal di pulau Singkep yang jarak tempuhnya memakan waktu yang cukup lama karena melewati laut.

Rusun tersebut, lanjut AWe, diajukan dengan tujuan nantinya dapat diisi oleh pegawai, agar PNS yang berkantor di Daik Lingga, sementara kediamannya di pulau Singkep dapat menghemat waktu dan maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Dalam waktu dekat pihak dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III, akan melakukan kunjungan untuk melihat langsung wilayah pemukiman di Kabupaten Lingga, kita telah memperjuangkan ini mudah- mudahan di tahun 2021 nanti dapat terealisi,” paparnya.

Pada kunjungan menemui Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sumatera III Zubaidi, Bupati Lingga, Alias Wello didampingi Armia Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim), Nelawati Sekretaris Bapeda Lingga, Chairi Plt Kabid Perumahan Kabupaten Lingga, selain itu, juga dihadiri Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) penyediaan Perumahan Provinsi Kepulauan Riau, Ir Zufri Zetkas, MA, Kastker SNVT Riau, Aldino Heru Priawan, ST, MT, Kasi Pelaksana II Mukhlis, ST, Kasubag TU Deshendry, PPK Rusun Rusus Riau, Octavianus, ST, PPK Swadaya Kepri Suwidar Agung Sutianto, SE. (Rls/Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *