
PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Italia terus berupaya menemukan obat virus corona Desese 2019 (Covid-19). Setidaknya, Covid-19 merenggut 22.170 penduduk Italia, 168.941 orang positif Covid-19. Hingga, Jumat (17/4/2020) Worldometers tidak menyertakan angka kematian baru di Italia.
Kantor Berita Italia Agenzia Giornalistica Italia (AGI) mengabarkan ahli onkologi Profesor Paolo Ascierto menyembuhkan pasien positif Covid-19 dengan menggunakan tocilizumab, obat yang digunakan untuk radang sendi.
AGI menyebutkan, Anggota Dewan Wilayah Lombardy, Italia, Giulio Gallera, mengatakan Anggota Dewan Lombardy Alessandro Mattinzoli, dinyatakan sembuh setelah mendapatkan pengobatan tocilizumab selama sepuluh hari di rumah sakit.
“Jauh lebih baik berkat penggunaan obat ini yang digunakan untuk radang sendi,” kata Giulio Gallera, dilansir AGI.
AGI menyebutkan Profesor Paolo Ascierto menggunakan obat tocilizumab dalam pengobatan pasien Covid-19 pertama di Italia. Obat tocilizumab digunakan untuk pasien Covid-19 secara bersama-sama di rumah sakit Cotugno, pusat referensi regional untuk darurat corona virus dan khusus dalam penyakit menular, di Italia.
Ia menyebutkan, tocilizumab menyembuhkan 50 pasien Covid-19 di seluruh Italia. 8 dari11 Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Fano dan Pesaro mengalami peningkatan kesembuhan setelah 24 jam.
“Hal yang sama terjadi di Cosenza dimana 2 pasien dirawat dengan cara yang sama, dan semua membaik,” ujar Ascierto.
“Bahkan di Modena mereka sangat puas,” tambahnya.
Profesor Ascierto mengatakan, sedangkan di Naples, dari 6 pasien yang dirawat dengan obat itu, 3 dinyatakan telah membaik, 2 stabil dan 1 orang meninggal dunia.
“Satu meninggal karena stres pernafasan yang sangat kuat,” jelas sang profesor.
Ia menyimpulkan, obat yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis, tocilizumab, terbukti efektif dalam pengobatan pneumonia interstitial yang disebabkan oleh Covid-19, juga pada pasien lain yang dirawat di Italia dan tidak hanya pada kasus pertama yang dirawat di Naples.
“Karena itu, respon pertama tolicizumab untuk menghentikan peradangan paru adalah positif, Tentu saja, untuk memiliki data yang lebih andal, anda masih harus menunggu setidaknya seminggu, dengan harapan penggunaannya akan diperpanjang sebanyak mungkin,” ungkapnya.
Semakin banyak rumah sakit di Italia telah meminta untuk dapat menggunakan tocilizumab dalam komplikasi Coronavirus.
La Roche, perusahaan yang memproduksi obat anti-arthritis, tocilizumab dalam beberapa hari dikabarkan telah memberikan 600 perawatan ke berbagai rumah sakit yang memintanya.
Sumber : Kantor Berita Italia AGI
Editor : Aji Anugraha







