Polda Kepri Kerahkan 399 Personel Penanganan Covid-19, Masker Langka

Polda Kepri menggelar Operasi Terpusat Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Seligi-2020 selama 30 hari ke depan dalam rangka penanganan Covid-19 atau virus corona. (Foto: Humas Polda Kepri)

PIJARKEPRI.COM – Polda Kepri mengerahkan 399 Personel Polda Kepri beserta Polres/Ta jajaran untuk melaksanakan Operasi Terpusat Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Seligi-2020.

Kombes Pol Harry Goldenhard, di Batam, Minggu, dalam rilis yang diterima pijarkepri.com mengatakan Polda Kepri menggelar Operasi Terpusat Aman Nusa II Penanganan Covid-19 Seligi-2020 selama 30 hari ke depan dalam rangka penanganan Covid-19 atau virus corona.

“Operasi akan digelar selama 30 hari kedepan yang dimulai pada tanggal 19 Maret 2020 sampai dengan 17 April 2020” kata Kabid Humas Polda Kepri.

Dalam tugas pokoknya Polda Kepri dan jajaran berkoordinasi dengan BNPB, TNI dan Pemerintah Pusat maupun Daerah, dalam rangka penanganan Covid-19 diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengedepankan langkah pencegahan penanggulangan serta gakkum.

Langkah pencegahan yang dilakukan yakni, dengan memberikan himbauan kepada masyarakat dan didalam operasi ini juga akan diberikan tindakan tegas kepada pelaku penimbunan masker, sembako dan lainnya.

“Selain itu, tindakan tegas juga akan kita berikan bagi pelaku penyebar hoax tentang covid-19, jelas Kabid Humas Polda Kepri,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan pijarkepri.com di Batam, Bintan dan Tanjungpinang, Minggu (22/3/2020), seluruh Apotek dan Supermarket tidak ditemukan penjualan masker, antiseptik untuk antisipasi mencegah penularan Covid-19.

Wati, masyarakat di Tanjungpinang sudah berhari-hari mencari masker dan antiseptik, hand sanitizer dan disinfektan resmi di Apotek. Dia mengaku kesulitan mendapatkan barang-barang tersebut.

“Berhari-hari saya cari masker yang standar kesehatan gak ada dijual, tolonglah pemerintah tanggap,” ujarnya.

Sedangkan salah satu Apotek Kimia Farma di Tanjungpinang mengaku sudah kehabisan masker sejak 1 bulan. Menurut petugas administrasi di Apotek Kimia Farma tersebut, persedian masker, hand sanitizer laris terjual cepat dalam hitungan jam.

” Biasanya kalau masuk 2 dus isi 1 dus 40 kotak langsung habis terjual, kaki tidak tau kapan lagi masuk,” ungkapnya.

Mereka juga enggan memberikan identitas dan alamat lengkap para distributor masker dan bahan antiseptik yang dibutuhkan masyarakat ditengah wabah Covid-19.

Pewarta: Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *