'

[Reses] Lis Darmansyah : Masyarakat Tanjungpinang Butuh Ketersedian Fasum

Tahun Pertama Lis Darmansyah Jaring Aspirasi Masyarakat Tanjungpinang

Anggota DPRD Kepulauan Riau Dapil I Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, SH saat menjaring aspirasi melalui reses masa sidang 1, di kediamannya, Tanjungpinang. (Foto: pijarkepri.com/doc.lis)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Anggota DPRD Kepulauan Riau Dapil I Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH menjaring aspirasi masyarakat di kota itu dalam agenda reses masa sidang pertamanya menjabat sebagai wakil rakyat.

Sebagai wakil rakyat Kepulauan Riau untuk Tanjungpinang periode 2019-2024, pria yang akrab disapa Bang Lis itu mulai menjalankan salah satu kewajiban anggota DPRD untuk menyerap suara rakyatnya.

Di buka sejak Senin, 2 Desember 2019, Bang Lis mulai menggelar reses melalui menjaring aspirasi Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di 18 kelurahan, di Tanjungpinang, 3 pengajian di Tanjungpinang Timur dan kelompok pelaku usaha kecil di kota itu.

“Sampai hari ini sudah 16 titik yang menjadi pusat reses kita,” kata Bang Lis, usai menjaring aspirasi konstituennya di Aula Gedung Arsip dan Museum Tanjungpinang.

Bang Lis mengatakan, berdasarkan resapan aspirasi masyarakat Tanjungpinang yang dia terima, masih menyoalkan masalah kebutuhan ketersedian Fasilitas  Umum (Fasum), genangan air dan upaya bantuan peningkatan usaha ekonomi.

“Kebanyakan keluhannya masalah PDAM , lampu jalan,  jalan lingkungan, permasalahan genangan air, bantuan usaha,” ujarnya.

Anggota DPRD Kepulauan Riau Dapil I Tanjungpinang, H Lis Darmansyah, SH saat menjaring aspirasi melalui reses masa sidang 1, di Aula Gedung Arsip, Tanjungpinang. (Foto: pijarkepri.com/doc.lis)

Masyarakat juga meminta Bang Lis selaku wakil rakyat dapat memperjuangkan aspirasi mereka mengenai ketersedian tempat pembuangan sampah. “Permintaannya, sekarang ini banyak berbicara tentang ketersedian Fasum, kontainer sampah kalau terkait Fasum,” ungkapnya.

Bang Lis mengatakan, terdapat 4 titik reses masa sidang pertamanya yang akan berlangsung Senin 16 Desember 2019 hingga Selasa, 17 Desember 2019.

Menurut Lis, reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk menyerap suara rakyatnya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 161 Huruf I, J, K disebutkan bahwa anggota DPRD mempunyai beberapa kewajiban.

Kewajiban tersebut, misalnya menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala, menampung dan menindak-lanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat dan memberikan pertanggung-jawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

“Ini merupakan tanggungjawab moril kita terhadap aspirasi masyarakat, apa saja keluhan dan kebutuhan rakyat kita serap dan programkan,” tutupnya.

Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Alashari

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top