Milad VII Ponpes Tahfizh Baitul Qur’an Wisuda 253 Santri

Milad VII Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an di Gedung Nasional Dabo Singkep.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Pesantren Tahfidz Baitul Qur’an menggelar Milad ke-VII dengan melaksanakan Qhotumul Qur’an Kubro dan Wisuda Tahfidz Al Qur’an, di Gedung Nasional Dabo Singkep, Selasa (22/10/2019).

Milad ke-VII Pondok Pesantren Tahfizh Baitul Qur’an dan Wisuda 253 santri ini, merupakan untuk pertama kalinya dilaksanakan di luar Lingkungan pesantren, dan dihadiri ribuan masyarakat.

Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto yang dalam hal ini diwakili Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah menyampaikan, salam dan Permohonan maaf dari Bapak Plt Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, karena ada agenda yang tdiak dapat ditinggalkan, beliau menitipkan salam kepada bapak ibu, beliau menugaskan kepada kami untuk hadir bersama-sama bapak ibu disini.

Dikatakan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau merasa gembira dan berbangga serta berterima kasih kepada bapak ibu semua yang mendorong, membuat kegiatan keagamaan diseluruh wilayah provinsi Kepri khususnya Kabupaten Lingga, Pemerintah sebagai basis visi dan misi kita dalam landasan iman dan takwa tentunya mendorong terus hidup pesantren-pesantren yang ada, dengan adanya pesantren Tahfidz Baitul Qur’an di Kabupaten Lingga ini, saya melihat telah banyak kemajuan pesantren didesa dan menampilkan Tahfidz -tahfidz.

“Terima kasih kepada pesantren Tahfidz Baitul Qur’an dan seluruhnya, pesantren ini mempunyai magnet tersendiri bagi Kabupaten Lingga sehingga anak-anak kita yang merupakan aset, berlomba-lomba untuk mempelajari Alquran, sehingga ini merupakan aset yang harus kita pelihara, kita dukung dan kita jaga bersama,” kata Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah di Gedung Nasional Dabo Singkep.

Pimpinan Ponpes Baitul Quran, Ustadz Muhammad Nizar, MA dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi atas terselenggaranya kegiatan ini, rangkaian peringatan hari santri ini telah dimulai dari tadi malam dengan menggelar pawai obor, dan pada pagi ini dilanjutkan dengan kegiatan Akbar Khotmul Qur’an dengan peserta yang berjumlah kurang lebih 4000 orang masyarakat Kabupaten Lingga.

Dijelaskan, tanpa terasa Ponpes Tahfidz Baitul Qur’an sudah berusia 7 Tahun, semakin tahun gema masyarakat yang mendukung semakin meningkat, semoga kegiatan ini dapat dilestarikan setiap tahunnya, dari pertama Ponpes ini berdiri, sudah melahirkan 19 Orang santri yang sudah hapal 30 Juzz, sebagian sudah kami kirimkan untuk melanjutkan studi ke beberapa daerah, mereka semua mendapatkan beasiswa, bahkan sudah ada yang sampai keluar negeri dan sampai ke Turki.

“Harapan kami tentunya setelah mereka menyelesaikan studi menjadi penghafal Qur’an dan sudah menamatkan pendidikannya menjadi sarjana, kami akan panggil lagi balik ke Kabupaten Lingga, untuk mengabdi dipesantren ini dan ditempatkan dikampung halamannya masing-masing, dan nantinya diharapkan Baitul Qur’an, dan pesantren-pesantren lain nantinya akan ada disetiap kecamatan di Kabupaten Lingga,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Lingga, Alias Wello yang diwakili Siswandi, Asisten III Pemkab Lingga, menyampaikan, permohonan maaf Bupati Lingga dan Sekda Lingga yang tidak dapat hadir bersama, kebetulan Bupati dan Wakil Bupati saat ini sedang berada diluar kota, sedangkan Sekda sedang menerima kunjungan tamu di Daik Lingga.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga sangat menyambut baik kegiatan Tahfidz Qur’an ini, baik di Kecamatan Singkep dan Kecamatan Lainnya di Kabupaten Lingga ini, kita berharap Bahwa tamatan Tahfidz Qur’an ini nantinya sebagai aset kita kedepannya dalam mengembangkan dan mengamalkan ajaran-ajaran Alquran, selamat kepada Santriwan dan santriwati yang diwisuda pada hari ini,” tutupnya. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top